Home / Beritakini / ALARM NTB : “DPRD Buat Pansus Jangan Hanya Sekedar Formalitas”

ALARM NTB : “DPRD Buat Pansus Jangan Hanya Sekedar Formalitas”

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng), buat pansus jangan hanya sekedar formalitas.

Demikian ditegaskan Sekjen LSM ALARM NTB, Zamharir pada sabtu 17/4/2021 kepada Radio Talenta Lombok, menyoroti rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait masalah aset oleh DPRD Loteng.

Zamharir atau yang akrab disapa Petir ini,  akhirnya angkat bicara melihat rencana DPRD Loteng yang lagi-lagi akan bentuk Pansus yang membuat ingatan tentang Pansus yang sebelumnya pernah juga dibentuk oleh dewan.

Petir meminta kepada DPRD supaya jangan main-main dengan pembentukan pansus yang tak sedikit membutuhkan anggaran rakyat tersebut.

“Tolonglah DPRD bekerja lebih serius, supaya kesannya Pansus yang dibentuk itu ada hasil, karena masyarakat juga menyoroti kinerjanya DPRD dalam Pansus C-19 yang tiada ujung pangkalnya,”ungkap pria gondrong ini.

ALARM tegaskan agar dewan serius dalam melaksanakan tugasnya. Termasuk jika memang benar-benar hingga harus membentuk pansus, maka harua dengan hasil yang jelas.

“Intinya dewan ini harus serius, jika tidak ada hasil, maka kami dari ALARM-NTB akan menuntut janji wakil rakyat yang hanya bisa ribut di media saja. Hasil pansus covid-19 yang dulu kemana?”tutupnya.

Adapun sang pencetus Pansus Aset Daerah, Lege Warman yang juga salah seorang anggota DPRD Loteng menanggapi hal tersebut mengatakan, terlepas dari apapun tanggapan masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra, pihaknya akan tetap membentuk pansus tersebut.

“Kami akan tetap dengan konsep kami untuk membentuk pansus aset ini,karena ini hal yang sangat penting,”katanya via WA kepada Radio Talenta Lombok.

Lebih lanjut Lege Warman yang juga Ketua DPC PBB Lombok Tengah ini menjelaskan, penting dirinya tekankan, terkait dengan tata kelola aset tersebut,  karena akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan PAD ke depan.

Ditanya mengenai sejauh mana progres pembentukan pansus tersebut, Lege Warman menyampaikan, kalau usulan secara resmi akan diajukan pada saat rapat paripurna KPJ dengan mengumpulkan persetujuan fraksi-fraksi.

“Kita akan segera tidak lanjuti, agar oleh pimpinan dan banmus untuk dijadwalkan pada masa sidang berikutnya,”tutup  Lege Warman.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.