Home / Beritakini / ALARM-NTB Tuding ITDC Tak Mengakomodir Potensi Lokal

ALARM-NTB Tuding ITDC Tak Mengakomodir Potensi Lokal

BERITAKINI talentafmnews.com.- Aliansi Rakyat Menggugat Nusa Tenggara Barat ( ALARM-NTB) menuding PT.Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam pelaksanaanya nyaris tidak akomodir potensi lokal.

ITDC adalah sebuah BUMN Indonesia yang bergerak di bidang pariwisata mengelola area komersial di Lombok Tengah Kuta Mandalika Kecamatan Pujut Lombok Tengah NTB, seluas 1.200 Ha sebagai gerbang destinasi wisata NTB.

Ketua Umum ALARM-NTB, Lalu Hizzi geram dengan sikap beberapa PT. yang terlibat disana salah satunya yaitu PT. Merese Mandalika Nusantara.

“ITDC tidak mengakomodir potensi lokal dari semua aspek, baik itu pemberdayaan masyarakat lokal dari proses perencanaan, pelaksanaan pembangunan sampai dengan beroperasinya Kawasan tersebut,”sebut Lalu Hizzi.

Melalui siaran persnya pada selasa 5/10/2021 kepada Talentafm, Ketua Umum ALARM-NTB Lalu Hizzi lebih jauh menyampaikan, jangankan masyarakat lokal, Bupati dan Gubernur pun tidak dilibatkan secara aktif dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus ini.

“Kami hanya dilibatkan pada saat ada masalah saja, giliran yang lain semua serba import, dari tenaga kerja sampai pada NGO yang dipekerjakan disana semua dari luar daerah, bahkan ada dari luar Negeri,” Tegas Hizzi.

“Sungguh kami merasa miris dan tersinggung terhadap perlakuan ITDC saat ini,”imbuhnya.

Padahal Pengembangan potensi lokal berbasis komoditas menjadi kunci yang dapat mendorong, memacu, dan memicu aktivitas ekonomi masyarakat setempat agar dapat berkembang pesat

Dalam kesempatan itu juga Lalu Hizzi, menyampaikan bahwa, di masyarakat NTB khususnya Lombok, sudah terbangun stigma, bahwa kehadiran ITDC ini tidak akan mengembangkan pariwisata berbasis ekonomi, sosial budaya melainkan sebagai wahana tempat bermain dan bersenang-senangnya orang-orang kaya dan kaum kapitalis, serta akan menghapus situs-situs tradisi dan budaya Bangsa Sasak khususnya, dan issu ini sudah terhendus oleh PBB.

“Jika ini sampai terjadi, maka ITDC tidak hanya akan bermasalah dengan masyarakat Lombok Tengah, tetapi akan bermasalah dan berhadap-hadapan dengan masyarakat dunia,”pungkasnya.

Terkait dengan hal tersebut, ITDC saat dikomfirmasi melalui salah satu staf humasnya via WA belum ada jawaban.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.