Home / Beritakini / APTA NTB Aksi Damai di Autobagus, Tuntut Sisa Sewa Yang Belum Dibayar

APTA NTB Aksi Damai di Autobagus, Tuntut Sisa Sewa Yang Belum Dibayar

BERITAKINI talentafmmews.com – Puluhan orang yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Transportasi (APTA) NTB, kamis 31/3/2022 lakukan aksi damai di Kantor Autobagus Rent A Car. Mereka menuntut sisa pembayaran sewa mobil yang diduga belum dibayarkan.

Ketua APTA NTB, Lalu Reza Fadila pada aksi tersebut mengungkapkan, pada event MotoGP 2 minggu lalu, pihak Autobagus yang berkantor di Jln Bypass Desa Labulia Kecamatan Jonggat Lombok Tengah tersebut, menyewa kendaraan anggotanya sekitar 113 unit kendaraan.

“Rata-rata mereka disewa hingga 6 hari,”katanya.

Adapun nilai sewa kendaraan tersebut per harinya lanjut Reza, berpariasi sesuai dengan jenis kendaraan berkisar antara Rp.300 ribu hingga Rp.500 ribu per unit.

“Sesuai aturan umun penyewaan mobil, kami berhitung sejak kunci mobil kami serahkan ke pihak penyewa,”jelas Lalu Reza, sapaan akrabnya.

Autobagus tandas Lalu Reza, baru hanya membayarkan 5 hari sewa dari 6 hari yang mestinya harus dibayar dengan alasan hal itu sesuai dengan perhitungan mereka.

“Maka sangat sederhana tuntutan kami, bayar sisa sewa satu hari yang belum dibayar itu, selesai masalah,”tegas Lalu Reza.

Lalu Reza berharap ada solusi terbaik atas hal tersebut walau sekiranya tidak bisa diselesaikan seratus persen.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Event Autobagus, Rani Iskandar mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan agent dan pihak intern management Autobagus. Karena terkait dengan harga dan pemakaian hari pihaknya dengan APTA NTB telah mempunyai komitmen di awal.

“Cuman yang saya lihat memang ada miss persepsi di lapangan. Cuman sesuai apa yang terjadi di lapangan, kami juga punya alasan kuat bersikap seperti ini sekarang,”katanya.

Namun lanjutnya pihaknya ada solusi terbaik dengan melihat sikap agent dan management Autobagus seperti apa dalam memyikapi persoalan tersebut.

Pihaknya lanjut Rani akan memgupayakan pembayaran seratus persen walau tadi disepakati pembayaran lima puluh persen dari total klaim yang diajukan.

“InsyaAllah kami akan bayar pak. Ketika ada permintaan kami akan akomodir permintaan itu, tetapi kami akan sesuaikan dengan data dan fakta yang ada di lapangan,”janjinya.

Adapun yang akan dibayarkan lanjut Rani, sekitar  Rp.30 juta dari sekitar 60 unit kendaraan yang ia pergunakan.

Dalam aksi tersebut, sempat terjadi ketengangan karena perdebatan yang dinilai bertele-tele sehingga massa sampai membeli gembok untuk menyegel Kantor Autobagus.

Namun Kapolsek Jonggat, Iptu.Bambang Trisutrisno bersama anggota yang mengamankan aksi tersebut, berhasil mengendalikan sesuasana tetap tertib, aman dan terkendali.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.