Home / Beritakini / Bak Plastik Hitam Saksi Bisu Anak Hilang di Berembeng

Bak Plastik Hitam Saksi Bisu Anak Hilang di Berembeng

BERITAKINI talentafmnews.com – Bak Plastik Hitam, jadi saksi bisu peristiwa hilangnya seorang anak inisial MIA 3 tahun di Dusun Berembeng Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Lombok Tengah NTB.

Hingga hari selasa 7/12/2021, tepatnya dihari ketiga pencarian hari ini, tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap anak yang diduga hanyut di saluran irigasi tersebut, baru hanya menemukan Bak Plastik Hitam yang dibawa korban saat diduga hanyut.

Yang membuat warga heran, Bak Plastik Hitam itu, ditemukan sekitar setengah kilo meter dari lokasi anak tersebut diduga terjatuh dan terseret derasnya air irigasi yang saat itu deras ditengah hujan yang lebat.

“Bak Plastik Hitam itu, melewati sejumlah pintu air dan ditemukan petugas dan warga disalah satu area irigasi dalam kondisi masih utuh,”ungkap salah seorang tokoh muda setempat, Zamharir.

Ditemui di kediaman Kadus setempat, Zamharir lebih jauh menuturkan kalau pencarian selama 3 hari tersebut diwarnai antusias warga setempat yang dibimbing langsung oleh pihak TNI/POLRI, Basarnas, Tagana, TAC dan sejumlah lembaga lainya.

“Warga sangat bersemangat melakukan pencarian agar anak kami ini segara ditemukan,”imbuh Zamharir.

Saking inginya agar anak tersebut segera ditemukan, pihak keluarga bersama masyarakat meminta bantuan paranormal untuk melakukan pencarian, namun hasilnya tetap nihil.

Kapolsek Jonggat IPTU.Bamang Sutrisno ditemui di lokasi pencariangungkapkan, petugas yang tergabung dalam tim gabungan telah berusaha keras melakukan pecarian hingga sekitar area 5 km dari lokasi diduga hanyutnya korban.

“Semua titik-titik yang diduga sebagai tempat anak ini akan ditemukan sudah sisir hingga bersih, namun masih nihil. Pencarian akan terus dilakukan,”tandas Kapolsek.

Ditanya, apakah ada kemungkinan fakta lain terjadi atas peristiwa tersebut, mengingat tidak ada saksi yang melihat anak tersebut hanyut ke saluran irigasi, Kapolsek menyatakan pihaknya tidak mau berspekulasi.

“Kami tidak mau berspekulasi, kami akan fokus dulu melakukan pencarian,”tandas Kapolsek.

Sementara itu, Ketua Tim Gabungan Pencarian Anak Hilang tersebut, I Kadek Agus Ariawan ditempat terpisah disela-sela kesibukanya mengkoordinir pencarian menyatakan, sesuai SOP pencarian akan diteruskan hingga 7 hari.

“Saat ini pencarian baru dilakukan tiga hari, kita akan terus mencari hingga total tujuh hari pencarian, bila tidaka ditemukan maka pencarian akan dihentikan, namun bila ada petunjuk, pencarian akan dilakukan lagi,”jelasnya.

I Kadek Agus Setiawan menuturkan, saluran irigasi yang menjadi area pencarian memiliki sejumlah cabang. Dimana beberapa cabang berakhir di lahan persawahan warga.

“Jadi semua warga yang memiliki persawahan di sekitar area pencarian sudah kami himbau kalau menemukan sesuatu yang mencurigakan untuk melapor ke Kadus setempat,”kata Kadek.

Sementara area saluran irigasi sepanjang sekitar 3 km telah disisir oleh pihaknya dan hasilnya bersih alias nihil. Dan tinggal satu harapanya, yakni aliran irigasi yang tembus ke Bendungan Jelantik yang agak panjang.

“Kita akan fokus berikutnya untuk melakukan pencarian ke salah satu cabang aliran irigasi yang tembus ke Bendungan Jelantik,”ungkap Kadek.

Sebelumnya, ia juga telah berkoordinasi dengan pekerja yang saat ini sedang melakukan pengerukan di Bendungan Jelantik, kalau-kalau menemukan hal yang mencurigakan untuk segera melapor ke pihaknya karena hingga pukul 13.00 wita belum ditemukan.

 

About Redaksi

Check Also

Pojok NTB Urai Polemik HGB Gili Trawangan Dalam Diskusi

BERITAKINI talentafmnews.com.- Group WA Pojok NTB menggelar diskusi publik, Kamis 20/1/2022, soal memgurai polemik Hak …

Leave a Reply

Your email address will not be published.