Home / Beritakini / Cekik Masyarakat Kecil, Kasta NTB Minta PPKM Tak Diperpanjang

Cekik Masyarakat Kecil, Kasta NTB Minta PPKM Tak Diperpanjang

BERITAKINI talentafmnews.com – Diduga berimbas dan cekik masyarakat kecil, Kasta NTB dengan tegas meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, tidak memperpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Presiden Kasta NTB, Lalu Wink Haris pada rabu 21/7/2021 secara tertulis kepada Radio Talenta Lombok menyampaikan, dengan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat kecil, maka sebaiknya PPKM  tidak diperpanjang.

Hal itu lanjut Lalu Wink Haris,  karena PPKM ini dalam implementasinya berupa penyekatan jalan dan pembatasan, bahkan pelarangan kegiatan masyarakat berdampak sangat besar, terutama bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.

PPKM yang berakhir pada tanggal 20 juli 2021 kemarin, hasil evaluasinya diharapkan terpublikasi, agar masyarakat tahu apakah efektif untuk tujuan menekan laju penyebaran covid 19 atau hanya memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

Kebijakan PPKM ini tandas Lalu Wink, ternyata memberikan dampak negatif yang luar biasa pada sektor-sektor ekonomi masyarakat. Dengan penutupan banyak lokasi usaha, membuat ekonomi rakyat stagnan bahkan nyaris lumpuh.

“Sementara bantuan sosial yang diharapkan dari pemerintah untuk segmen masyarakat miskin sampai hari ini belum ada,”imbuhnya.

Implementasi PPKM di tengah masyarakat tambah Lalu Wink Haris,  juga sudah menyasar beberapa pelaku usaha yang dianggap tidak taat aturan. Dimana sudah ada yang dipanggil pihak kepolisian dan diancam dengan sangsi sesuai UU Kekarantinaan kesehatan nomor 6 tahun 2018.

Sementara amanat UU tersebut yang mewajibkan pemerintah untuk menyediakan kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat tidak ada.

“Jangan sampai dalam penerapan PPKM ini mengarah kepada kriminalisasi masyarakat yang harus terpaksa melawan aturan akibat situasi yang dilematis, tidak bekerja tidak makan, mamaksa bekerja sangsi pidana menanti,”ujar pria gondrong ini.

Pihaknya lanjut Lalu Wink, meminta kepada gubernur NTB agar tidak melanjutkan kebijakan PPKM tersebut dan mengembalikan keadaan seperti sebelum PPKM diberlakukan.

Seperti, akses ekonomi masyarakat dibuka baik itu pasar dan pusat perbelanjaan, sekolah-sekolah dan tempat ibadah, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan dengan kontrol ketat dari aparat pemerintah.

“Jangan sampai pembatasan ini di dalam implementasinya dimaknai sebagai penyetopan dan pelarangan seluruh kegiatan masyarakat, terutama di sektor ekonomi masyarakat kecil yang selama ini paling merasakan dampak buruk dari PPKM tersebut,” tutup presiden KASTA NTB Lalu Wink Haris.(*)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.