Home / Peristiwa / Debt Collector Pakai Pistol Ditetapkan Jadi Tersangka

Debt Collector Pakai Pistol Ditetapkan Jadi Tersangka

BERITAKINI talentafmnews.com.- Debt Collector yang menagih paksa pakai Pistol dengan dua orang rekanya, ditetapkan jadi tersangka.

Kapolres Lombok Barat NTB, AKBP Bagus S. Wibowo, SIK  pada senin 27/9/2021 mengatakan, berdasarkan Pengaduan dari para korban , pihaknya sudah mengambil langkah-langkah penyelidikan.

Diantaranya, melakukan upaya-upaya pemeriksaan dan mengumpulkan barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di Desa Labuapi Lombok Barat.

“Sampai dengan saat ini, kasus tersebut masih terus diproses lebih lanjut. Dan para tersangka telah ditahan sejak sabtu tanggal 25 september lalu,”kata Kapolres.

Ketiga tersangka yang sudah kita amanakan diantaranya berinisial, B, DH, dan KP. Dari hasil pemeriksaan dan pendalaman, ketiga orang ini merupakan karyawan PT. NCS.

Terkait dengan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat, Polres Lobar telah melakukan koordinasi dengan Bidang Propam Polda NTB.

“Karena ini memiliki dugaan keterlibatan aparat, tentu kita penyidik polres Lombok barat melakukan koordinasi dengan bidang propam Polda NTB,”jelasnya.

Kapolres menegaskan bahwa, dalam memastikan keterlibatan oknum pihaknya tentunya bersama-sama dengan bidang propam Polda NTB.

“Sekarang ini, penyidik dan personel Bid Propam Polda NTB, sementara bekerja, untuk memastikan apakah yang bersangkutan ini seorang aparat kepolsian,” terangnya.

Termasuk video yang sempat viral, yang memperlihatkan adanya Senpi, Polres Lobar juga masih melakukan pendalaman.

“Sementara itu, terkait masih pendalaman kami, apakah senpi itu merupakan organic aparat atau bukan,” terangnya.

Karena sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka perkembangan proses kasus ini sudah pada tingkat penahanan.

“Sebagimana informasi-informasi awal yang kita terima, bisa saja lebih dari yang telah disebutkan,” ucapnya.

Terhadap aksi-aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum-oknum debt collector, Kapolres menekankan bahwa jajarannya sangat mengatensi akan hal ini.

“Saya kira, kita Polres Lombok Barat, termasuk kesatuan Kepolisian menindaklanjuti ini, sangat menjadikan atensi,” katanya.

Ini dibuktikan, dengan waktu yang tidak terlalu lama, jajarannya berhasil mengamankan ketiga tersangka ini.

“Setelah menerima pengaduan selama 1×24 jam, alhamdullilah dalam waktu tidak lama, kita sudah terima berhasil mengamankan ketiga oknyum dimaksud,” imbuhnya.

Sedangkan terhadap ketiga tersangka,dijerat dengan pasal 335 dan 368 KUHP, tentang dugaan pemerasan dan pengancaman.

“Sebagaimana dugaan pemerasan dan pengancaman, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun,” pungkas Kapolres. (tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.