Home / Beritakini / Demi Kemajuan Daerah, Pemuda Pancasila Dukung Penyesuaian Tarif PDAM Loteng

Demi Kemajuan Daerah, Pemuda Pancasila Dukung Penyesuaian Tarif PDAM Loteng

BERITAKINI talentafmnews.com – Rencana penyesuaian Tarif PDAM Loteng sebenarnya bukan barang baru, saya Ketua Pemuda Pancasila Loteng yang juga mantan ketua komisi II DPRD Loteng memberi pandangan soal rencana kenaikan tersebut.

Bahwa, penyesuaian tarif bukan hal yang luar biasa. karena selama PDAM berdiri kenaikan tarif baru beberapa kali terjadi.

“Kalau bahasa saya bukan kenaikan tapi penyesuaian tarif,”kata Ketua Pemuda Pancasila Lombok Tengah, M.Samsul Qomar S.Sos.

Karena kondisi saat ini tarif lama sudah perlu di sesuaikan dengan pasar dan kebutuhan. Direksi memang harus berani mengambil
Langkah ini jika tidak maka PDAM akan hanya menjadi perusahaan daerah yang ” di susui ” tanpa ada greget untuk perubahan.

MSQ akronim mantan dewan dua periode ini, jangan takut tidak populis, jika memang penyesuaian tarif ini akan membawa perusda kita menjadi lebih baik ke depan dan tentu itu keharusan sehingga kita baiknya memberikan kesempatan kepada direksi yang baru ini untuk melakukan manuver kebijakan demi semakin baiknya pelayanan dan sehatnya perusahaan daerah ini.

Penyesuain tarif nantinya bisa di gunakan untuk pengembangan dan pembangunan mata air baru yang tersedia karena setahu saya untuk membangun dan mengalirkan mata air permukaan membutuhkan dana 20 sampai 40 miliar lebih.

“Kita punya dua sumber mata air permukaan di cerorong pemepek dan danau biru karang sidemen dan itu unlimited tidak terbatas ratusan tahun tidak akan habis,”jelas MSQ.

Tadinya mata air kita ada 9 titik karena bencana alam dan debit air yg terus berkurang sisanya tinggal 7 bahkan bisa kurang . Untuk itu terobosan terobosan direksi PDAM kita apresiasi sebagai langkah maju dan berani, kita hormati kritik dari kawan kawan LSM dan NGO sebagai vitamin yang bisa di sampaikan dengan cara cara yang santun dan elegan .

Saya juga mengaggap tidak perlu ada keributan yang kurang elok di saat ada hearing atau aksi karena justru tidak akan menemukan titik temu pada soal soal yang di permasalahkan tersebut.

“Ayo PDAM buat kanal informasi yang lebih luas gunakan media dan buat juru bicara khusus bisa mengambil kawan-kawan media atau wartawan senior untuk urusan ini,”imbaunya.

“Ke depan kita berharap pada Direksi ini untuk tetap terbuka dan transparan soal soal rencana dan kebijakan publik seperti saat ini agar di pertahankan,”tutup MSQ.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.