Home / Beritakini / Diduga Sebut Masyarakat Caplok Tanah Pemerintah, Kasta NTB: “Kabid Bina Marga Ngawur!”

Diduga Sebut Masyarakat Caplok Tanah Pemerintah, Kasta NTB: “Kabid Bina Marga Ngawur!”

BERITAKINI talentafmnews.com – Diduga sebut masyarakat caplok tanah pemerintah, LSM Kasta NTB sebut Kabid Bina Marga PUPR Lombok Tengah ngawur.

Presiden Kasta NTB, Lalu Wink Haris pada senin 6/6/2022 kepada Talenta FM menyatakan, membantah adanya pencaplokan tanah pemerintah oleh rakyat. Karena sejatinya lahan tersebut adalah milik rakyat yang bisa dibuktikan dengan alashak kepemilikan baik itu melalui SPPT maupun sertifikat.

Masyarakat meminta tali asih jelas LWH akronim dari pria gondrong ini, karena ada konsekuensi dengan retribusi perpajakan yang harus mereka  bayar jika peralihan lahan itu dilakukan oleh pemerintah tidak melalui prosedur.

“Misalnya melalui prosedur hibah dan sebagainya, begitu maksudnya,”jelas LWH.

Untuk itu lanjut LWH, pihaknya bersama masyarakat meminta hal tersebut diformalkan dalam bentuk apa, salah satu yang ditawarkan masyarakat bisa dengan tali asih. Hal itu agar kewajiban pajak yang ditanggung selama ini oleh masyarakat secara yuridis dan secara hukum bisa mereka sampaikan ke BPN.

“Harapanya agar masyarakat tidak lagi ditagih (pajaknya), sebab lahan mereka sudah dikuasi orang lain tetapi bayar pajak setiap tahun, kan masak begitu,”tandas LWH.

Untuk itu lanjut LWH, pihaknya tidak menawarkan dalam bentul ganti rugi, karena itu harus melalui proses appraisal dan sebagainya namun menawarkan melalui tali asih yang bisa dibicarakan nominalnya.

Jadi tandas LWH, pernyataan Kabid Bina Marga yang menyebut masyarakat mencaplok tanah pemerintah adalah pernyataan yang ngawur.

” Sangat ngawur pernyataan itu dan saya bantah itu! Saya bantah atas klaim bahwa masyarakat melakukan pencaplokan atas lahan milik pemerintah,”tegas LWH.

LWH mepertanyakan apa dasar pemerintah mengklaim kalau lahan itu miliknya, sementara yang sekitar 15 are lahan itu selama ini dibawah pemguasaan masyarakat diatas alas hak baik berupa SPPT dan sertifikat.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPR Lombok Tengah, Zulkarnaen dikonfirmasi via WA-nya, belum memberikan jawaban.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.