Home / Beritakini / Diduga Tak Bertanggungjawab, KASTA NTB Kodya Mataram Geruduk Kantor Lurah

Diduga Tak Bertanggungjawab, KASTA NTB Kodya Mataram Geruduk Kantor Lurah

BERITAKINI talentafmnews.com – Diduga tak bertanggungjawab, KASTA NTB Kodya Mataram bersama masyarakat, jumat 1/10/2021, geruduk Kantor Lurah Bintaro di Mataram NTB.

Penggerudukan Kasta NTB bersama masyarakat ini untuk melakukan audiensi terkait persoalan tanah tempat tinggal warga yang tidak jelas statusnya, tanah yang disinyalir milik negara itu diduga disertifikatkan oleh oknum dan akan dijual kepada orang lain.

Namun disaat warga tiba di Kantor Lurah Bintaro, tidak ditemui oleh lurah, alasanya lurah sedang ada kegiatan lain.

Masa akhirnya hanya ditemui oleh sekretaris lurah (Seklur)-nya, namun seklur mengakui bahwa dirinya tidak pernah diberitahu tentang surat audiensi yang dilayangkan oleh LSM KASTA NTB DPD Kodya Mataram.

“Saya tidak tahu kalau surat audiensi sudah masuk ke kantor kami, kami juga sudah hubungi pak lurah, tapi beliau sedang ada kegiatan dan tidak bisa menemui warga”, ungkap Seklur.

Sementara Sekretaris LSM KASTA NTB DPD Kodya Mataram, Ramli mengakui bahwa dirinya sudah menyerahkan surat permohonan audiensi pada hari kamis, sekitar pukul 08:30 wita. Dan surat tersebut langsung diterima Pak Lurah.

“Kami sudah bersurat kemarin dihari kamis, dan pak lurah yang langsung menerimanya”, tuturnya.

Sementara masyarakat yang kecewa dengan perlakuan lurah tersebut geram dan menganggap dirinya tidak dihiraukan serta tidak diperdulikan.

Erwin salah satu perwakilan masyarakat mengungkapkan, harusnya pak lurah memprioritaskan penyelesaian masalah mereka. Sebab masalah ini sudah berpuluh-puluh tahun tidak ada kejelasan.

“Pak Lurah sangat tidak menghormati maksud kedatangan warga sehingga ia rela meninggalkan kami hanya untuk menghadiri acara seremonial,” ungkapnya dengan nada kesal.

Sementara ketua KASTA NTB DPD Kodya Mataram, M. Ali Sabana atau biasa disapa Daeng ini, meminta kepada Sekretaris Lurah dan Bhabinkamtibmas serta Bhabinsa untuk memberitahukan lurah agar serius menanggapi persoalan ini.

“Kami minta 1×24 jam kepada pak lurah untuk mengkomfirmasi keseriusannya menangani persoalan ini, jika tidak maka kami akan melakukan aksi” ungkapnya kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta Sekretaris Lurah Bintaro.

Sementara Lurah Bintaro yang dikonfirmasi via Whatsapp mengaku dirinya sudah tidak mau tahu tentang persoalan tanah yang di Bintaro dan dirinya meminta kepada KASTA NTB untuk berurusan dengan pemilik sertifikat.

“Saya sudah gak ada urusan lagi sama urusan tanah diwilayah Bintaro tersebut. Kalau mau, berurusan sama yang punya tanah, kalau begini cara kamu gak sopan sama saya maen ancam segala”, ungkapnya via pesan watshapp.(tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.