Home / Peristiwa / Dipertanyakan, KONI NTB Belum Menerbitkan SK Untuk Ketua KONI Loteng Terpilih

Dipertanyakan, KONI NTB Belum Menerbitkan SK Untuk Ketua KONI Loteng Terpilih

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – Perhelatan Musyawarah Koni Kabupaten ( Musorkab ) Loteng sudah di laksanakan 25 Maret Lalu, Di buka Langsung Gubernur NTB di wakili Kadispora H Surya Bahari dan di saksikan oleh ketua KONI Provinsi H Andi Hadianto di Pantai Kute Mandalika secara resmi.

Dengan menampilkan atraksi dari Beberapa Cabang olahraga, Ketua KONI NTB menyambut baik dan mengaku Loteng satu satunya kabupaten yang paling meriah soal pelaksanaan Musorkab di banding kabupaten/ kota yang lain. Apresiasi ini langsung di sampaikan pada sambutan Andi saat pembukaan tersebut.

Musorkab inti yakni pemilihan ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia pun di langsungkan di sebuah hotel masih di kawasan EKonomi Khusus ( KEK ) alasan ketua panitia M Humaidi untuk mensinergikan program Go Mandalika yang di launching pemerintah daerah Lombok Tengah baru baru ini.

,” kita ingin program pemda berkelanjutan dan olahraga menjadi bagian yang tidak terpisahkan maka kami memilih Musorkab di Kute,” kata mantan ketua PKS Loteng dua periode tersebut.

Selain itu, ujar mantan ketua komisi tiga DPRD itu, Kute saat ini terdampak pandemi namun rencana perhelatan motot GP menjadi daya tarik tersendiri bagi dunia pariwisata plus olahraga dunia.
Itu kenapa, kata Humaidi Musorkab kita selenggarakan di Kute mandalika dengan Prokes ketat.

Acara Musorkab yang juga di hadiri KONI Provinsi sebagai narasumber berlangsung alot, kerja tim panitia selama dua bulan dalam proses sidang yang di pimpin Ir Yuli Harhari sempat di skors beberapa kali, saat skor KONI provinsi yang terdiri dari Andi Hadianto, Hadi Muhlis, Elok dan Emil meminta bertemu plt KONI M Samsul Qomar dan Panitia OC maupun SC, saat itu mereka memberikan masukan untuk melaksanakan vooting.

“ kita saat itu di minta melanggar AD/ ART oleh Provinsi, sempat kami menolak tapi karena untuk kepentingan berjalannya musyawarah kami lakukan, “ ulas Yuli Harhari.

Prosespun berjalan, akhirnya M Samsul Qomar terpilih secara aklamasi setelah calon rivalnya L Candra Sudistra walk out dalam sidang pleno yang sempat di skors tersebut. “ kita sudah jalankan semua mekanisme dan sudah sesuai aturan,” timpalnya.

Hampir 2 minggu lebih, panitia sudah mengirimkan hasil Musorkab ke KONI Provinsi, nqnanun hingga saat ini belum ada keputusan dengan alasan yang tidak jelas.

Padahal, kata Yuli panitia baik SC maupun OC minggu lalu juga sudah di panggil untuk klarifikasi namun sampai detik ini belum ada hasil dari Provinsi untuk Musorkab Loteng.

M Samsul Qomar yang disapa MSQ saat di tanya soal ini juga mengaku heran.

“alasan pertama dari Provinsi waktu itu akan ke papua ada meeting persiapan PON XX , sepulangnya akan segera selesaikan, ungkapnya.

MSQ sempat bertanya kepada pihak provinsi kendala apa yang dihadap sehingga masih belum mengeluarkan SK pengesahan KONI Loteng, namun provinsi Dalam hal Ini Andi Hadianto membalas bahwa WA dirinya dihack oleh orang lain.

” Ini korelasi dan hubungannya apa soal pengesahan dan HP yang di hack,”tutur MSQ.

Untuk itu, pihaknya menunggu sampai hari selasa besok keputusan dari provinsi, jika tidak maka memang ada sesutau yang sifatnya non tehknis yang coba coba di lakukan provinsi.

“Kita menduga ada sesuatu hal lain yang terjadi, karena laporan panitia dan proses sudah di jalankan semua, alasan lain juga sudah kami terima, “tegas MSQ.

Dengan tertundanya pengesahan ini, banyak pihak yang dirugikan oleh provinsi, baik pihaknya , panitia maupun vendor dan pihak ketiga yang sudah susah payah mensukseskan acara tersebut.

“Kita tidak ingin zolim kepada orang lain, jika ini tidak segera di putuskan maka ini ada sesuatu di luar aturan yang sedang di mainkan atau sesuai kebiasaan yang di mainkan oleh oknum di KONI Provinsi dan kami menunggu sampai besok pagi,” tutupnya.

Sementara itu, pihak ketiga Bading Peroduction yang digunakan pada saat musorkab mengeluhkan pembayaran belum diselesaikan oleh panitia sampai saat ini.

“Jadi vendor audah nagih terus kita jadi bingung janji terus tiap hari,” jelasnya.

Begitu juga, pihak percetakan dan Hotel JM sebagai lokasi musorkab belum di selesaikan pembayarannya akibat tertundanya keputusan dari KONI Provinsi tersebut.

”Kita sedang renovasi, dengan kondisi pandemi ini kita mohon agar panitia segera membayar tagihan acara itu,” pinta GM JM hotel Samsul Bahri.

Sementara itu, Ketua KONI NTB, H.Andi Hadianto saat dikomfirmasi radio talentafm via WA-nya, belum memberikan jawaban.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *