Home / Beritakini / Dugaan Korupsi UTD Darah, PP Loteng Tagih Janji Kajari Setempat

Dugaan Korupsi UTD Darah, PP Loteng Tagih Janji Kajari Setempat

BERITAKINI talentafmnews.com.- Janji Kejari Praya untuk segera menuntaskan kasus UTD ditagih oleh Pemuda Pancasila (PP) Lombok Tengah (Loteng)  NTB.

Wakil Ketua PP Loteng, Fathurahman dalam rilisnya ke media , kamis 9/12/2021mengatakan, bahwa kasus yang menyedot perhatian banyak pihak ini harus jelas dan terang tahun ini .

“ Kejaksaan sudah janji akan prioritaskan kasus ini dan sudah menemukan kerugian negara kenapa belum ada tersangka sampai saat ini ,” tanya mantan Anggota dewan termuda periode 2014 – 2019 ini.

Semestinya , lanjut dia, Proses untuk kasus UTD ini sudah terang benderang, saksi puluhan orang sudah di periksa taksiran kerugian negara dari 2 M sudah menyusut menjadi ratusan juta, jangaj sampai kasusnya jadi tiba tiba hilang di telan bumi.

Pihaknya kata Fathur patut menduga bahwa kejaksaan sedang memainkan umpan lambung mengulur – ulur waktu saja .

“ ini kami menduga sengaja di lakukan nant kalau kasusnya dingin tiba tia hilang,” sergahnya.

Untuk menjaga komitmennya, Pemuda Pancasila berencana melakukan kemah akhir tahun di halaman kantor kerjaksaan Praya sambil menunggu perkembangan kasus tersebut seperti apa nantinya.

Kemah akhir tahun ini juga upaya mendukung Kajari dalam proses hukum siapa tahu ada pihak yang mengintervensi Kejari soal kasus UTD ini.

“ siapa tahu pak Kajari ada yang intervensi ada yang halangi ada yang ganggu kami PP akan mengawal dan menginap di Kejaksaan sampai tersangka kasus ini di umumkan , ini kami dukung kejaksaan,” paparnya.

Kasus UTD ini menjadi perhatian publik karena bukan hanya doal korupsi semata namun lebih pada soal nilai kemanusiaan karena menyabgkut darah rakyat.

Pihaknya akan mengapresiasi jika saja kasus ini segera di selesaikan dan tersangka di umumkan sebagai kado tahun baru untuk rakyat Loteng dan mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap aparat penegak hukum.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.