Home / Polemik / Dugaan Pengeroyokan Murid oleh Senior Semestinya Tak Terjadi

Dugaan Pengeroyokan Murid oleh Senior Semestinya Tak Terjadi

LOMBOK TENGAH (NTB) talentafmnews.com – Dugaan pengeroyokan terhadap salah satu murid di salah satu sekolah menengah atas negeri di Lombok Tengah, tak semestinya terjadi.

Demikian disampaikan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Lombok Tengah, M.Samsul Qomar S.Sos, kamis 11/8/2022 kepada Talenta FM via WA.

Kekerasan dengan dalih apapun terhadap siswa di lingkungan sekolah tidak boleh dibiarkan. Apalagi ada statement dari Kasek setempat,  yang mengatakan hal biasa, itu menurut MSQ sapaan akrab M.Samsul Qomar, sungguh sangat disayangkan.

“Bila benar pernyataan Kasek hal itu biasa, ini sangat kami sayangkan dan mestinya tidak boleh keluar dari mulut seorang pendidik,”kata MSQ.

Korban ini lanjut MSQ,  kebetulan anak dari salah satu  srikandi Pemuda Pancasila, namun terlepas dari itu pihaknya mengutuk semua kekerasan di lingkungan pendidikan apapun motif dan tujuannya.

“Jadi kita dorong 6 terduga pelaku diproses hukum dan Kadisdik NTB segera melakukan evaluasi Kepada Sekolah karena statement yang mencederai hati orang tua atau wali, bahwa tindakan kekerasan adalah hal biasa,”pinta MSQ.

“Artinya ini bisa terjadi pada anak-anak yang lain, anak saya atau anda,”imbuh MSQ.

APH lanjut MSQ,  harus mengatensi kasus ini, karena usia sekolah sudah usia remaja di atas 17 tahun, jadi sudah tidak bisa dianggap pembinaan kecuali pihak keluarga berpendapat lain atau mencabut laporannya.

“Ditindak saja dulu sesuai aturan yang ada, ini bukan saja penganingayaan semata, tapi juga bulliying dan bukan hanya cedera fisik juga faikologinya terdampak . Segera ditahan saja dulu pelaku-pelakunya sesuai undang-undang dan hukum yang berlaku,”pungkas MSQ.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.