Home / Beritakini / Dugaan Percobaan Penculikan, Terjadi Di Puyung Lombok Tengah NTB

Dugaan Percobaan Penculikan, Terjadi Di Puyung Lombok Tengah NTB

Foto: Dalam lingkaran merah, korban MWFH

BERITAKINI talentafmnews.com – Peristiwa dugaan percobaan penculikan anak, terjadi pada Sabtu 22/5/2021 di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah NTB.

Korbanya seorang anak laki-laki yang baru duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal Dusun Lingkung Daye Desa Puyung Kecamatan Jonggat berinisial MWFH.

Orang tua korban, Dedi Hidayat 39 tahun kepada Radio Talenta Lombok saat ditemui di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan, saat kejadian dirinya sedang bekerja di area Sirkuit MotoGP di Kute Mandalika.

Ia baru tahu kejadian tersebut setiba di rumahnya setelah pulang dari bekerja. Namun dari penuturan korban kepada ibunya, baru ia mengetahui mengenai alur peristiwa dugaan penculikan terhadap anaknya tersebut.

Sesuai penuturan Korban, sore sekitar pukul 17.00 wita korban yang rumahnya terletak agak dalam di gang, hendak keluar untuk membeli pulsa. Namun setibanya dijalan depan Warung Pojok yang berada di jalan Raya Raden Puguh Puyung, tiba-tiba berhenti Mobil Avanza Hitam tanpa plat.

“Dari pintu penumpang mobil sebelah kiri, keluar dua orang pria dewasa dan memaksa anak saya naik kedalam mobil,”tutur Dedi Hidayat

Korban lanjut Dedi Hidayat, setelah berhasil dimasukkan ke dalam mobil minibus jenis Avanza tersebut, kemudian dibawa menuju arah kota praya dan lewat di Depan Kantor Bupati Lombok Tengah, melewati perempatan lampu merah IPDN terus menuju arah Kota Praya.

“Sesuai penuturan anak saya, ia sempat dibawa berkeliling ke Kota Praya. Lalu kembali dari Kota Praya ke perempatan IPDN di Kurahan Leneng dan belok kanan menuju jalan yang ke arah Pasar Renteng Praya. Namun sesampai di depan sebuah gudang diutara lapangan Futsal dekat UD.Realyta , mobil berhenti dan anak saya dilepaskan disana,”paparnya.

Foto: Dedi Hidayat, orang tua korban saat diwawancara Radio Talenta Lombok

Begitu dilepas, korban kemudian sempat berteriak “penculiiiiiiikk…!” dan langsung kabur, lari ke tengah persawahan hingga ke area persawahan di belakang kantor Bupati Lombok Tengah. Adapun mobil terduga penculik itu kemudian menuju ke jalan arah Pasar Renteng Praya.

Korban kemudian menelpon ibunya dan meminta dijemput ke lokasi persawahan yang ada di sekitar Dusun Sumpak Desa Puyung kecamatan Jonggat.

Masih menurut korban, ada 3 orang dewasa didalam mobil yang diduga mencoba melakukan penculikan tersebut. Satu orang sebagai sopir , kemudian dua orang berada di Jok belakang bersama dengan dua orang anak perempuan berumur sekitar 8 tahunan.

Terkait dengan hal tersebut, Kapolsek Jonggat, Iptu Bambang Sutrisno dikonfirmasi via WA-nya menyatakan, kalau pihanya sedang mendalami peristiwa tersebut.

” Anggota masih di rumah orang tua korban dulu, masih minta keterangan. Masih diperdalam,”katanya singkat. (*)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.