Home / Beritakini / Hari Radio Nasional, NTB Diselimuti Misteri ON AIR-nya Radio Tak Bertuan 93.3 FM

Hari Radio Nasional, NTB Diselimuti Misteri ON AIR-nya Radio Tak Bertuan 93.3 FM

BERITAKINI talentafmnews.com – Suasana Hari Radio Nasional di NTB, diselimuti misteri On Air-nya sebuah radio “tak bertuan” di jalur vita Frekwensi Modulation (FM) 93,3 M.Hz. Radio tersebut, mengudara pada waktu-waktu tertentu dan terdengar jelas dari Lombok Tengah hingga ke Kota Mataram.

Kru Radio Talentafm, secara kebetulan pada Minggu 12/9/2021 menemukan frekwensi radio tak bertuan tersebut sekitar pukul 20.00 wita secara tak sengaja saat melakukan scan otomatis pada radio penerima di mobil yang dikendarai.

“Dari Desa Ubung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah hingga Rembiga Kota Mataram, tepatnya depan SMK 1 Mataram, radio itu relatif bisa dipantau dengan baik pada kondisi antena radio mobil dikencangkan semua, “kata Adan Bakri  salah satu kru talentafm menuturkan.

Namun saat poisis di Rembiga Mataram, bila antena radio penerima di mobil dilucuti semua, maka signal radio di 93.3 FM ini hilang dan tembang-tembang lawas dan keroncong yang diputarnya tanpa diselingi Jinggle identitas radio itu, tak terdengar.

Namun di Kediri Lombok Barat, tepatnya disekitar Pasar Kediri, di jembatan sekitar pertigaan arah ke Labuapi, radio tak bertuan yang entah dimana studionya itu, bisa terdengar jelas walau dalam kondisi antena radio mobil dilucuti semua.

“Setibanya kita di Desa Ubung, dengan posisi antena dilucuti, radio ini tak terdengar. Namun kalau antena penerima radio mobil dikencangkan, bisa didengar jelas audionya hingga di Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah,”tutur Adan Bakri.

Terkait dengan hal tersebut, salah seorang Komisioner KPID NTB, Husna Fatayati mengungkapkan, kalau KPID sebelumnya juga telah banyak mendapatkan laporan dari Lembaga Penyiaran (LP) terkait dengan mengudaranya radio tak bertuan tersebut.

“Terimakasih atas informasi dari kawan-kawan di Radio Talentafm. Beberapa teman LP yang lain juga sudah beberapa kali japri,”kata Mbak Ona, sapaan akrab komisioner berparas cantik ini.

Pihaknya lanjut Mbak Ona, sudah meneruskan temuan tersebut ke pihak Balmon, baik via chatting, telpon, bahkan di forum resmi yang sempat berlangsung beberapa waktu lalu di kantor balmon secara langsung.

“Dari apa yang disampaikan teman-teman balmon saat kita di kantornya itu, memang belum mengeksekusi radio tak bertuan tersebut, dikarenakan kondisi PPKM level 4 kemarin,”ungkap Mbak Ona.

KPID NTB lanjut Mbak Ona, belum bisa menindak radio tersebut karena belum memiliki izin. Kalau sudah pegang izin penyiaran, baru KPID ada wewenang menindak.

“Ini sekaligus sebagai motivasi temen-temen LP disini yang barangkali suka bolong-bolong siarannya, ga ada penyiar, ga ada informasi, hayooo… yang belom berizin aja sudah semangat sekali bersiaran, tunjukkan semangat kita ga kalah dahsyat, mumpung masih suana hari radio nasional,”pungkas Mbak Ona yang juga komisioner paling senior di KPID NTB ini. (tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.