Home / Beritakini / Ida Wahyuni: “Prestasi Sudah Banyak Kita Torehkan, Sedih Aja Kalau Tidak Dihargai”

Ida Wahyuni: “Prestasi Sudah Banyak Kita Torehkan, Sedih Aja Kalau Tidak Dihargai”

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – Ketua BPPD Lombok (Loteng) NTB, tanggapi pernyataan Direktur Mata NTB M.Samsul Qomar yang sebelumnya dimuat talentafmnews.com dengan judul : Lounching Desa Wisata bentuk “Kejahatan” Ketua BPPD Loteng Ida Wahyuni Diminta Diberhentikan.

Baca: https://www.talentafmnews.com/lounching-desa-wisata-bentuk-kejahatan-ketua-bppd-loteng-ida-wahyuni-diminta-diberhentikan/

“Saya sudah berusaha menorehkan banyak prestasi demi kemajuan wisata di Lombok Tengah, kalau tidak dihargai ya saya sedih saja,”demikian kalimat awal yang terucap dari wanita tangguh asal Lombok Tengah, Ida Wahyuni menanggapi pernyataan MSQ tersebut.

Perempuan sasak yang namanya melejit setelah sukses membuat Desa Stanggor Kecamatan Praya Barat Loteng jadi desa wisata ini menjelaskan, selama ini dirinya bekerja dengan niat baik dan ihklas tidak mengharapkan apa-apa dari siapapun.

“Yang penting tidak ada anggaran negara satu senpun dan tidak ada anggaran daerah satu sen pun yang kami gunakan untuk segala jenis program yang kami buat,”ungkap Ida Wahyuni.

Saat melakun lobi-lobi ke pusat atas berbagai program yang dilakukan sebelum pemerintah menyatakan pandemi dulu, dirinya jelas Ida sapaan akrab wanita yang berjiwa sosial tinggi ini, dibantu perjalanan oleh Pemerintah Daerah.

“Syukur-syukur saat ini ada dinas yang memberikan SPPD-nya agar kami bisa jalan ke Pusat untuk lobi-lobi program,”ungkap Ida yang beranda FB-nya kerap dipenuhi dengan promosi wisata ini.

Lebih jauh Ida menjelaskan, walau lobi-lobi dilakukan oleh dirinya atas nama BPPD Loteng, namun setiap program pemerintah yang berhasil di lobi-nya itu, tetap dikucurkan programnya melalui desa atau OPD terkait.

“Tidak ada program yang dikelola langsung oleh BPPD dan sejak awal terbentuk hingga saat ini, BPPD tidak punya rekening, karena sejak awal terbentuk hingga sekarang BPPD tidak mempunyai anggaran”ungkap Ida, sapaan akrab wanita berparas cantik ini.

Terkait dengan domisilinya, Ida mengungkapkan kalau dirinya adalah asli warga Lombok Tengah, namun ber KTP Mataram.

Saat ini lanjut Ida, dirinya atas nama BPPD Loteng, sedang persiapan presentasi pada acara Wisata Preneur Jogja After Meeting di Bali.

“Intinya saya gak habiskan uang negara. Saya gak rugikan daerah atau negara. Kalau karya tidak dihargai ya itu kembali ke penilaian oramlng masing-masing. Silahkan saja jika masyarakat tidak puas dengan kinerja kami,”tutup Ida Wahyuni.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.