Home / Beritakini / Ini Pesan Bupati HM.Suhaili,FT Soal MotoGP di Lombok Tengah

Ini Pesan Bupati HM.Suhaili,FT Soal MotoGP di Lombok Tengah

BERITAKINI talentafmnews.com – Masyarakat Lombok Tengah lagi-lagi harus bersyukur dengan karunia Allah SWT atas akan digelarnya balap motor kelas dunia MotoGP di Lombok Tengah pada sekitar bulan April tahun 2021 memdatang.

Demikian disampaikan Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili,FT,SH kepada Talentafm, Kamis 28/2/2019 di Pendopo Bupati setempat. Beliau memgatakan, telah mendapat informasi secara resmi terkait dengan balap MotoGP yang akan dilaksanakan di Sircuit MotoGP yang saat ini sedang di bangun di Desa Kuta Kecamatan Pujut tersebut.

Bupati Lombok Tengah,HM.Suhaili,FT.SH foto by: sading

“Sebagai daerah pemilik wilayah yang ketempatan atas berbagai karunia Allah dan selaku penerima mamfaat, maka diminta atau tidak untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan sesuai dengan program yang ada sebagai alternatif peningkatan kesejahteraan masyarakat,”kata Bupati.

Terlebih lagi lanjut Bupati, kawasan yang menjadi tumpuan itu didukung oleh sebuah event internasional yang banyak negara ingin agar event itu dilaksanakan di negara mereka. Saat diputuskan dilaksanakan di Indonesia, banyak derah yang juga menginginkanya namun semua telah di putuskan di Lombok Tengah.

Sekitar 5000-an masyarakat dunia dari berbagai kelas, nantinya akan berdatangan untuk mengikuti dan menyaksikan balap MotoGP tersebut.  Hotel-hotel dan penginapan besar yang saat ini sedang dibangun, diperkirakan tidak akan mampu menampung seluruhnya. Hal itu, bisa menjadi peluang masyarakat sekitar untuk ikut memberikan layanan.

“Mungkin dengan menyulap rumah sendiri saat itu menjadi sebuah Home Stay, layanan pijat refleksi, bisa juga SPA dan tukang cukur misalnya. Itu perlu, karena saya belum melihat kalau di kuta itu ada Barbershop mislalnya. Hal-hal seperti itu diperkirakan akan banyak dicari saat acara yang akan berlangsung berminggu-minggu itu,”imbuh Bupati.

Maka saat ini tandas Bupati, semua harus jeli dan kreatif menangkap peluang usaha sendiri dengan tidak hanya berharap akan direkrut oleh pihak pengembang dalam hal ini Itdc untuk ikut menjadi pegawai atau petugas pada sircuit tersebut.

“Sekarang kita itu, bagaimana punya visi kedepan untuk membuat usaha dengan kelas internasional. Kalau bikin tempat pijat berkelas internasional, bikin tempat cukur juga begitu harus kelas internasional, ada AC-nya, semua ditata rapi dan lainya. Begitu juga yang punya travel misalnya kelas kendaraanya juga kelas internasional,”jelas Bupati.

Terkait dengan berbagai pertanyaan tentang apa yang didapat oleh Lombok Tengah, selain membuka peluang besar bagi masyatakat tersebut, Bupati mengatakan kalau balap MotoGP itu tentu akan mempengaruhi penambahan PAD.

“Bayangkan saja untuk pajak dan retribusi restourat misalnya, itu dibankan pada setiap orang pelanggan. Pada event balap itu, ribuan orang akan datang, dari restourant saja sudah terlihat penambahanya belum lagi hotel dan penginapan serta yang lainya. Insyaallah selalu ada nilai positifnya bagi kita yang ketempatan,”tandas Bupati.

Sircuit itu lanjut Bupati, akan dilakukan uji coba pada akhir tahun 2020. Bila pada uji coba itu dinyatakan lulus, maka event bala MotoGP itu akan dilaksanakan langsung pada awal tahun 2021.

“Insyaallah, mudahan terus diberikan kesehatan saya juga akan ikut menonton balap motoGP kelas dunia pertama di Indonesia ini nanti,”tutup Bupati.

Untuk diketahui, Vinci Construction Grand Projects (VCGP) asal Prancis telah memulai pembangunan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kuta Pujut Lombok Tengah.

Direktur Utama PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer dalam sebuah kesempatan baru-baru ini di Lombok mengatakan, arena balap motor kelas dunia ini dijanjikan bakal lebih menantang dan menarik dengan suguhan pemandangan indah gunung dan pantai.

Sirkuit MotoGP di Kuta itu diceritakan akan mengelilingi gunung dengan latar belakang pantai, lalu memutar balik. Arena itu akan menonjolkan keindahan alam di kawasan Mandalika. Di samping itu, sirkuit sepanjang 4,8 Kilometer itu, akan membentang di tengah-tengah lahan seluas 30 hektare dengan konsep green desigen alias sirkuit hijau dengan pemandangan paling bagus.

“Kita buat sirkuit hijau, konsepnya green, pemandangan paling bagus. Di samping-sampingnya kita buat banyak taman. Ini kan street sirkuit, jalan biasa yang dijadikan arena balap. Seperti di Nusa Dua yang asri dan banyak tanaman, tapi ini dijadikan arena balap. Jadi beda dengan di dunia,” jelas Abdulbar. (ding)

 

About Redaksi

One comment

  1. Semoga jadi Berkag Buat semua warga NTB dan Indonesia,. aaamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published.