Home / Beritakini / Investigasi Gempar NTB, Pupuk Bersubsidi Ternyata Hingga Rp.500 ribu/Kwintal

Investigasi Gempar NTB, Pupuk Bersubsidi Ternyata Hingga Rp.500 ribu/Kwintal

BERITAKINI talentafmnews.com – Hasil Investigasi LSM Gempar NTB, pupuk bersubsidi di Lombok Tengah ternyata harganya hingga Rp.500 ribu/Kwintal.

Ketua Umum (Ketum) LSM Gempar NTB, Hamzan Halilintar, pada selasa 11/1/2022 mengungkapkan, temuan itu didapati LSM Gempar NTB setelah melakukan penelusuran kesejumlah kelompok tani.

Di Dusun Karang Tengak Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang, Gempar NTB melakukan klarifikasi atas informasi yang sebelumnya didapat oleh pihaknya.

Petani bernama Irum dan Munir alias Amaq As menuturkan kepada Tim Investigasi Gempar NTB, kalau mereka sebagai anggota salah satu Kelompok Tani menebus pupuk hingga Rp.250 ribu untuk pupuk urea bersubsidi.

“Jadi berdasarkan hasil investigasi terhadap anggota kelompok tersebut, bahwa pada tanggal 25 Desember 2021 bertempat di UD. Bintang Jaya yang beralamat di Dusun Dasan Tinggi Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang, anggota kelompok tani tersebut telah menebus pupuk urea sebanyak 50 Kg dengan harga Rp. 250.000,”ungkap Hamzan Halilintar.

Lebih lanjut Hamzan Halilintar, para petani juga menceritakan bahwa, rata-rata anggota kelompok tani yang menebus pupuk di pengecer yakni UD. Bintang Jaya dihargakan Rp. 500.000 / kwintal.

“Jadi kalau bener itu terjadi di lapangan yang dilakukan oleh UD. Bintang Jaya tersebut, maka kami minta kepada pihak dinas untuk mencabut ijin ecernya saja, biar kapok dan jadi pembelajaran bagi pengecer yang lainnya,”tegas Hamzan Halilintar.

Sementara itu, pihak UD.Bintang Jaya saat dikomfirmasi terkait dengan hal tersebut via phone celulernya, belum bisa tersambung.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.