Home / Beritakini / Jalan Aspal di Setiling Ini Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

Jalan Aspal di Setiling Ini Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

BERITAKINI talentafmnews.com – Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Desa Setiling Kecamatan Batukliang Utara Kabupaten Lombok Tengah NTB,  diduga dikerjakan asal-asalan.

Pengerjaan jalan itu diduga kuat menyalahi speksifikasi, mutu dan kwalitasnya buruk sehingga pekerjaan aspal yang baru selesai dilaksanakan itu, kini menimbulkan protes dari masyarakat.

Pekerjaan Aspal jalan Tersebut diambil dari Program Anggaran Dana Desa (DD). Namun disayangkan program dana desa yang diselenggarakan pemerintah yang mestinya bertujuan untuk mensejahterahkan kepentingan dan perekonomian rakyat, justru tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Salah satunya di Dusun Kumbak Lauk, Kumbak Dalem yang pengerjaannya bersumber dari dana desa tersebut dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa steling .

Ketua Kasta NTB DPC Batukliang Utara Lombok Tengah, Naharudin pada rabu 8/9/2021 kepada Radio Talenta Lombok menyampaikan, sesuai hasil tim investigasi KASTA NTB yang didampingi msyarakat, melihat langsung kondisi jalan di lapangan yang memang mulai mengelupas.

“Dan jalan itu juga berpotensi dalam waktu dekat menimbulkan lubang. Pengerjaan aspal yang bersumber dari Dana Desa diduga dalam pengerjaanya dilakukan dengan Asal-asala, asal teplok,”tandasnya.

Dari cek langsung dilokasi, terlihat jelas jalan itu kurang pemadatan serta campuran sirtu yang kurang. Dalam teknis pengiciran lapis membuat aspal yang baru selesai dikerjakan ini sudah mulai berlubang dan mengelupas,”jelasnya.

Lebih lanjut Naharudin, proyek jalan ini menggunakan dana desa sekitar Rp. 505.493.700 juta. Dengan besaran dana tersebut, seharusnya pemerintah desa bisa mengerjakan dengan spek kualitas terbaik, sehingga hasilnya memuaskan untuk masyarakat.

“tapi apa yang terjadi, justru masyarakat sangat kecewa dengan hasil pengerjaan yang diduga asal-asalan tersebut. Utuk itu dalam waktu dekat kami dari KASTA NTB bersama masyarakat akan melakukan hearing ke kantor desa untuk mempertanyakan hal tersebut,”pungkas Naharudin.

Sementara itu, pihak Pemdes Steling saat dikomfirmasi Radio Talenta Lombok terkait dengan hal tersebut via phone celulernya belum bisa dihubungi. (tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.