Home / Beritakini / Jangan Baper! Pelarangan Pengibaran Bendera, Karena Semua Ada Aturanya

Jangan Baper! Pelarangan Pengibaran Bendera, Karena Semua Ada Aturanya

BERITAKINI talentafmnews.com –  Pelarangan pengibaran Bendera Merah Putih pada saat WSBK dan MotoGP, karena semua ada aturanya, jadi jangan sampai dibawa perasaan alias baper.

Demikian uangkapan Sekjend LSM ALARM NTB, Zamharir kepada Talentafm di Praya Jumat 21/10/2021.

Zamharir lebih lanjut mengatakan, jangan sampai orang sudah berpikir bagaimana benderanya dikibarkan saat naik podium dengan prestasi, sementara kita masih ribut bagaimana mengibarkan bendera karena wilayah kita.

“Itu semua sudah ada aturannya di seluruh dunia,”kata Zamharir.

Dengan diselenggarakannya event tersebut lanjut Petir, sapaan pria asal berembeng ini,  berarti kita sudah harus menjalani aturan tersebut.

“Arak-arak bae sikm yak pade peribut,”ujar Petir.

Amerika berpikir bagaimana hidup di bulan,
China berpikir bagaimana membuat bulan,
India berpikir bagaimana bisa shoting film di bulan.

“Maka Indonesia harus berpikir bagaimana hidup dari bulan ke bulan,”tandas Petir.

Untuk itu lanjut Zamharir, mengajak semua berpikir bagaimana bisa hidup dari perhelatan WSBK dan MotoGP tersebut.

“Kongkritnya, mari berpikir apa yang bisa kita tawarkan, apa yang bisa kita jual dan apa yang harus kita lakukan,”jelas Petir.

“Jangan bicara soal idealisme, mari bicara berapa banyak uang di kantong kita. Jangan bicara soal nasionalisme, mari bicara tentang kita yang lupa warna bendera sendiri. Seperti lagu Iwan Fals,”papar Petir.

“Kemarin pas peringatan 30 September, kok tidak ada yang ribut tentang pengibaran bendera,”cetus Petir menambahkan.

Aturan pelarangan pengibaran bendera itu jelas Petir, tertuang dalam aturan yang dituliskan WADA pada situs resminya, Jumat 8/10/2021.

Hal itu sebagaimana direkomendasikan oleh CRC dan disetujui oleh ExCo WADA, sesuai dengan Pasal 11 dan Lampiran B.3.1 dari ISCCS, para Penandatangan kehilangan hak-hak istimewa WADA mereka sampai pemulihan kembali (ISCCS Annex. B.3.1(a).

“Itulah dasar hukumnya yang harus dipahami oleh semua,”pungkas Petir yang juga seorang photo grafer ini.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.