Home / Beritakini / Jangan Gantung Tas di Motor Saat Diparkir, Apalagi Sepi

Jangan Gantung Tas di Motor Saat Diparkir, Apalagi Sepi

BERITAKINI talentafmnews.com – Jangan gantung tas di sepeda motor anda saat sedang diparkir, apalagi parkir di tempat sepi, nanti mengalami nasib seperti yang dialami warga ini.

Warga berinisial ZI asal Sumbawa ini memarkir sepeda motornya di wilayah Kekalik Kecamatan Sekarbela Kota Mataram pada rabu 24/11/2021.

ZI lalu menggantung Tas Pingganya yang berisi sejumlah barang berharga di motor yang diparkirnya itu, kemudian meninggalkanya begitu saja.

Tak berselang, Tas yang berisi 2 buah HP dan uang Rp.50 ribu tersebut, raib entah kemana. Ia segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Beruntung, kurang dari 24 jam pelaku dugaan pencurian tas tergantung itu ditemukan oleh pihak Kepolisian setempat.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, ST, SIK dalam acara Konferensi Pers, Jumat 26/11/2021, di Gedung Graha Wira Pratama Polresta Mataram membenarkan peristiwa tersebut.

“Atas peristiwa tersebut,  kerugian korban diperkirakan senilai Rp. 3.500.000.” jelas Kasat.

Berdasarkan laporan tersebut Tim Puma bergerak cepat mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, sehingga dalam waktu yang singkat berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

“Dari pengembangan keterangan yang kami peroleh maka identitas tersangka pelaku diketahui dan langsung diamankan dirumahnya, ” kata Kadek.

Adapun identitas terduga pelaku yaitu inisial W, laki 21 tahun dan Z laki 16 tahun dan mengakui bahwa pencurian Tas pinggang yang tergantung di sepeda motor tersebut diambil oleh mereka.

“Saat itu kedua tersangka berboncengan menggunakan Sepeda motor jalan-jalan, dan pada saat di TKP tersangka melihat sebuah tas pinggang tergantung di sepeda motor yang sedang terparkir. Karena melihat sekitarnya sepi kedua tersangka berhenti dan mengambil tas tersebut, ” jelas Kasat.

Namun tidak begitu lama berselang keduanya dapat diamankan oleh Tim Puma Polresta berikut barang bukti hasil aksinya.

“Barang Bukti yang diamankan bersama tersangka, 2 buah Hp Android, 1 unit Sepeda Motor yang digunakan saat menjalankan aksi beserta STNK, ” tegas Kadek.

Perlu kami sampaikan jelas Kasat, bahwa tersangka tersebut salah satunya masih anak dibawah umur, maka penanganannya dilakukan oleh unit Pidum dan PPA.

Untuk yang ditangani Pidum pasal yang disangkakan 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, sedangkan salah satu tersangka masih di tangani Unit PPA.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.