Home / Polemik / Kades Gemel Berkilah, Pemblokiran Rekening Desanya Karena Data Penerima BLT Bermasalah

Kades Gemel Berkilah, Pemblokiran Rekening Desanya Karena Data Penerima BLT Bermasalah

LOMBOK TENGAH (NTB) talentafmnews.com – Kepala Desa (Kades) Gemel kecamatan Jonggat kabupaten Lombok Tengah, berkilah kalau pemblokiran rekening desanya karena data penerima BLT masih bermasalah.

Hal itu disampaikan Kades Gemel Muhammad Ramli pada Rabu 7/9/2022 melalui phone cheluler menjawab konfirmasi pemberitaan sebelumnya di Talenta FM.

Alasan Pembelokiran tersebut menurut Kades dilakukan karena di desanya ada  persoalan yang belum diselesaikan. Salah satunya mengenai data  masyarakat yang mendapat bantuan melalui BLT.

“Data bantuan tersebut  masih banyak yang saya temukan  dobel,”dalihnya.

Untuk itu, dirinya sudah instruksikan ke semua Kepala Dusun agar melakukan musdus ulang, selanjutnya  Kepala Dusun langsung membuat surat pertanggung jawaban mutlak. Dan surat tersebut  dibuat oleh masing-masing Kadus, karena bantuan BLT DD ini langsung dibagikan dimasing-masing dusun oleh kadus itu sendiri.

“Data masyarakat yang saya temukan dobel tersebut sekitar 25-an, inilah salah satu sebab rekening desa tersebut dilakukan pemblokiran sementara dan dalam hal ini kami harus teliti biar tidak salah lagi,”imbuh Kades.

Adapun persoalan yang lain, pihaknya sudah melakukan koordinasi secara baik  dengan semua pihak dan semuanya tidak ada masalah.

“Dan saya optimis dalam waktu dekat rekening desa tersebut sudah bisa dibuka kembali,”imbuh Kades.

Kepala Desa Gemel ini yakin bahwa dalam waktu dekat ini semua permasalahan didesa gemel ini bisa terselesaikan dengan baik.

“Kalau data penerima bantuan BLT DD ini sudah terselesaikan insya allah kami akan langsung melaporkan ke dinas pemberdayaan masyarakat (DPMD) dan akan meminta supaya Rekening Desa Gemel untuk di buka kembali sehingga semua kegiatan yang ada di desa gemel ini bisa berjalan seperti biasa,”tutupnya.

BACA BERITA TERKAIT:

Setelah Uang Cair dari Bank, Diduga Diambil Kades Gemel

Namun, sebelumnya Kadis DPMD Lombok Tengah, Zaenal Mustakim menyampaikan, alasan pemblokiran rekening Desa Gemel bukan karena persoalan data penerima BLT yang dobel.

“Memang rekening Desa Gemel kita blokir,” kata Zaenal Mustakim di Praya, Selasa lalu.

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan Kepala Desa Gemel untuk melunasi kewajibannya untuk membayar gaji perangkat desa, sebagai syarat dibukanya blokir rekening desa tersebut.

“Kita blokir sementara dan memberikan waktu untuk melunasi semua pembayaran, karena merupakan kewajibannya,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya memberikan kesempatan, agar pembayaran tersebut dilakukan secara kekeluargaan, sehingga program Desa bisa berlanjut dan masyarakat tidak dirugikan atas kebijakan Kades tersebut belum membayar gaji perangkat desa.

“Ini dilakukan sebagai pendampingan dan selaku pengendali agar segera dituntaskan persoalan yang telah dilaporkan warga tersebut,” katanya.

Pembayaran gaji Kepala Dusun itu diberikan setiap bulan, karena sudah ada anggaran khusus yang disediakan pemerintah. Sehingga apa yang dilakukan Kades Gemel itu tentunya telah menyalahi aturan yang berlaku.

“Iya bisa dibilang sudah menyalahi aturan,” katanya.

Untuk diketahui bahwa pembayaran gaji Kadus, Staf, Kaur dan Sekretaris Desa tidak dilakukan oleh Kepala Desa sejak 3 bulan terakhir, sehingga pelayanan di desa setempat cukup terganggu.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *