Home / Beritakini / Kades Puyung Ditetapkan Jadi Tersangka

Kades Puyung Ditetapkan Jadi Tersangka

BERITAKINI talentafmnews.com – Kepala Desa (Kades) Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah NTB, ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan penyelewengan APBDes tahun 2019 lalu.

Kasat Reskrim Mapolres Lombok Tengah, AKP. I Putu Agus Indra Permana kepada wartawan di ruang kerjanya, rabu 15/9/2021 menyampaikan, Kades Puyung ditetapkan jadi tersangka sejak seminggu lalu.

“Maaf saya lupa ya tanggalnya, ada di dokumen kita,”katanya.

Hari ini lanjut Kasat, Kades Puyung sebenarnya dijadwalkan untuk dilakukan pemeriksaan, namun ia diduga mangkir dari panggilan pihak kepolisian.

“Sebenarnya hari ini kita panggil untuk pemeriksaan lebih lanjut, namun yang bersangkutan belum hadir, kata Kasat.

Untuk diketahui, Kades Puyung dilaporkan oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Puyung, Iwan Wahyudi tertanggal 20 Maret 2019 atas dugaan penyimpangan APBDes Puyung tahun 2019.

Dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu, kepada Radio Talenta Lombok, Iwan Wahyudi mengatakan, bila menghitung waktu proses kasus tersebut hingga saat ini, sudah 3 tahun berjalan.

Sebelumnya Iwan Wahyudi telah diberikan surat perkembangan hasil penyidikan dari Satreskrim Polres Lombok Tengah atas kasus tersebut, nomor: SP2HP/339/VII/2021/Reskrim yang dikirim ke Iwan Wahyudi menyebutkan, surat tersebut diterbitkan atas sejumlah rujukan. Salah satunya laporan polisi nomor: LP/48/II/NTB Res Loteng tanggal 08 februari 2021.

Disebutkan bahwa pada proses penyidikan kasus tersebut, Satreskrim telah memeriksa 73 orang saksi, Ahli Penghitungan Jumlah Kerugian Negara atau Auditor, melakukan dan meminta penetapan penyitaan barang bukti di Pengadilan Negeri Praya.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP. I Putu Agus Indra Permana tertanggal 10 Juli 2021 tersebut juga menjelaskan, bahwa selanjutnya pihak penyidik akan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap hasil penyidikan tersebut.

Dan selanjutnya akan segera melakukan gelar perkara atas kasus dugaan korupsi APBDes Puyung tahun 2019 tersebut, guna mengetahui dapat tidaknya menetapkan tersangka dan ternyata, seminggu yang lalu pihak Satreskrim kini telah menetapkan Kades Puyung sebagai tersangka.

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah, AKBP. Hery Indra Cahyono SH. SIK. MH saat diminta Radio Talenta Lombok untuk menegaskan terkait kasus Kades Puyung tersebut menyatakan belum menerima laporan dari Kasat Reskrim.

“Terkait hal itu, saya belum mendapat laporan dari Kasat Reskrim, nanti saya tindak lanjuti,”kata Kapolres. (tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.