Home / Beritakini / KASTA NTB Audiensi Di Kantor Desa Kerembong Soal Pernyataan Sekdes Di Media

KASTA NTB Audiensi Di Kantor Desa Kerembong Soal Pernyataan Sekdes Di Media

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – Puluhan pengurus dan anggota KASTA NTB pada Senin 19/4/2021, lakukan audiensi dan klarifikasi di Kantor Desa Kerembong Kecamatan Janapria Lombok Tengah NTB.

KASTA saat itu lakukan audiensi dan klarifikasi terkait dengan pernyataan Sekdes Kerembong di media masa yang menyebut kalau Desa Kerembong adalah desa yang paling transparan karena telah membeberkan dokument APBDes-nya ke publik.

Diawali dengan salah seorang anggota KASTA NTB bernama Juanidi Toyib yang juga adalah warga Desa Kerembong meminta kepada Sekdes untuk mengklarifikasi dan menjelaskan  atas pernyataanya di Media Sosial dan juga di Media Masa tersebut.

“Kami sebenarnya sangat acungkan jempol kepada Sekdes yang mencuit di media sosial yang menyebut bahwa telah memberikan dokumend dan draf APBDes kepada semua perangkat, kepala dusun dan termasuk BPD, kami acungkan jempol,”ujar Junaidi Toyib.

Namun yang disesalkan lanjut Yoyib, sapaan akrab anggota Kasta ini, hal tersebut tidak sesuai fakta, untuk itulah saat ini pihaknya datang ke Kantor Desa untuk melakukan klarifikasi secara langsung.

Mendengar hal tersebut, Sekdes mencoba menyangkal dengan menayakan balik, hal apa yang akan dirinya klarifikasi terkait dengan penyampaian Junaidi Toyib tersebut.

“Yang mana maksudnya, coba dirincikan per item apa yang sekiranya perlu saya klarifikasi agar semuanya jadi jelas,”Kata Sekdes seolah mencoba berkilah.

Atas hal tersebut, Ketua DPD KASTA NTB Lombok Tengah, Lalu Arik Rahman Hakim kemudian menjelaskan, bahwa yang dimaksud Junaidi Toyib adalah terkait dengan peryantaan Sekdes di Media Masa soal transparasi yang telah dialukan di Desa Kerembong.

“Jadi tolong dijawab yang singkat padat dan jelas Pak Sekdes, benar atau tidak pernyataan bapak di Media Masa itu. Bahwa bapak mengatakan, kalau seluruh perangkat desa telah diberikan dokument dan draf APBDes sehingga seolah olah bapak ingin mengatakan desa Bapak ini paling transparan di Lombok Tengah ini,”tandas Lalu Arik.

Sekdes Kerembong, Bkhari kemdian menjelaskan bahwa apa yang telah disampaikan disalah satu media masa tersebut tidak benar. Menurutnya berita tersebut tidak terkomfirmasi ke dirinya saat dimuat di media tersebut.

“Saya baru sadar kalau obrolan saya dengan wartawan media itu tidak baik untuk dimuat. Saat saya akan meminta agar hal itu jangan dinaikkan, telpon saya tidak diangkat oleh wartawan tersebut,”tutur Sekdes.

Namun demikian lanjut Sekdes, sempat terjadi perckapan via WA dengan wartawan media itu yang menurutnya hal itu kurang baik untuk dilakukan.

Skrip percakapan dirinya dengan wartawan itu, kemudian dipublish ke forum audiensi dan klarifikasi yang saat itu sedang beelangsung. Karena skrip tersebut telah dicetak ke sejumlah lembaran kertas HVS.

“Silahkan rekan-rekan dari Kasta, baca isi percakapan saya dengan wartawan itu. Silahkan nilai sendiri, ada apa dibalik ini semua,”ujar Sekdes.

Sementara itu Kades Kerembong, Suhirmayadi pada kesempatan tersebut justeru meminta maaf atas apa yang telah terjadi. Dimana semua itu menurutnya, akibat dari miss komunikasi yang terjadi antar perangkat desa yang ada.

“Sebelumnya terimakasih atas audiensi dan klarifikasi yang dilakukan kawan-kawan dari KASTA NTB ini. Hal ini akan menjadi pelajaran terbaik kami, untuk membenahi semua ini. Kami memohon maaf atas kegadudahan yang terjadi akibat dari peristiwa ini,”tandas Kades.

Sementara itu, Wakil BPD Kerembong Fajarudin menyatakan, bahwa sejatinya dokument APBDes yang telah ada saat ini, tiba-tiba telah ad menjadi dokument APBDes yang dimana ada proses-proses yang tidak melibatkan BPD.

“Seperti pada APBDes ini, dokument ini sejatinya sudah kami temukan telah selesai seperti ini, sebelum kami dilibatkan secara mendalam untuk rapat mengkaji isi didalam APBDes ini,”ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris BPD Mardianto yang membenarkan bahwa pihaknya memang senyatanya hanya menerima dokument APBDes yang sudah jadi.

Atas fakta dan pernyataan dari berbagai pihak tersebut, Presiden Kasta NTB Lalu Wink Haris yang saat itu juga hadir dalam giat tersebut menyatakan, bahwa bisa diambil kesimpulan kalau apa yang telah disampaikan Sekdes di Media Masa yang telah dibaca oleh ribuan orang itu bisa diakatakan kebohongan dan pembohongan publik.

“Terbukti tadi telah diakui oleh Sekdes bahwa apa yang disampaikan di Media masa diklaim sekdes belum terkonfirmasi. Inilah yang sesungguhnya menjadi pemicu dan masyarakat kerembong tertantang dengan hal tersebut,”kata Lalu Wink Haris.

Untuk itu, disarankan kepada Sekdes dan perangkat desa secara umum untuk tidak mengulangi hal tersebut. Yakni memberikan pernyataan kontroversial di media masa yang justeru akan membikin kegaduhan ditengah masyarakat.

“Kalau melihat faktanya, dengan apa yang disampaikan Sekdes tadi, mestinya kalau saya jadi Sekdes saya akan mundur,”imbuh Lalu Wink Haris.

Diakhir audiensi, Kasta NTB kemudian meminta salinan dokument APBDes Kerembong untuk membuktikan pernyataan Sekdes di media masa.

Atas permintaan tersebut, Kades Kerembong Sihirmayadi tegaskan bahwa pihaknya memiliki atasan yakni Kadis DPMD yang hanya atas ijin beliaulah dokument itu bisa diberikan.

“Lagi-lagi fakta ini, dimana nyatanya kita tidak diberikan foto copy dokument APBDes yang kita minta, artinya sekali lagi, bahwa apa yang disampaikan sekdes di media masa adalah hoax,”ujar anggota Kasta NTB Junaidi Toyib

Saksikan video siaran langsung audiensi tersebut secara lengkap di link berikut:

.https://www.facebook.com/watch/?v=614443596620387

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.