Home / Beritakini / Kasta NTB Dukung Disdik Loteng Mutasi Sejumlah Kasek

Kasta NTB Dukung Disdik Loteng Mutasi Sejumlah Kasek

BERITAKINI talentanews.com – Kasta NTB mendukung keputusan Dinas pendidikan kabupaten Lombok tengah yang melakukan mutasi beberapa kepala sekolah setingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) beberapa waktu yang lalu.

Presiden KASTA NTB Lalu Wink Haris pada senin 5/7/2021 kepada Radio Talenta Lombok menyatakan, keputusan tersebut patut didukung karena memang sepantasnya proses reward and punishment dijalankan dalam menilai kinerja kepala sekolah sebagai pimpinan sebuah institusi pendidikan di daerah ini.

“Kami mendukung keputusan Bupati Lombok tengah melalui dinas pendidikan untuk memutasi beberapa kepala sekolah SD dan SMP. Karena pada beberapa kasus terbukti jika ada oknum kepala sekolah yang sudah menyalah gunakan wewenang,”kata Lalu Wink Haris.

Oknum Kepala Sekolah itu lanjut Wink, diduga  telah menyalahgunakan bantuan untuk siswa miskin melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan bantuan lainnya.

Keputusan bupati untuk memutasi oknum kepala sekolah yang tidak beres kinerja mereka, bahkan mengarah kepada tindakan Korupsi sebenarnya sudah cukup lunak.

“Harusnya mereka dipecat tidak dengan hormat sebagai kepala sekolah, karena perbuatan mereka tersebut amat sangat memalukan dan mencoreng dunia pendidikan kita,” kata Lalu Wink.

Praktek penggelapan atau penyalahgunaan bantuan untuk siswa kurang mampu tersebut adalah kriminal dan tidak manusiawi maka sepantasnya diberikan sangsi seberat-beratnya.

Temuan kasta NTB ketika menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan adanya penyalahgunaan bantuan untuk siswa miskin tersebut, memang terbukti banyak dilakukan oleh oknum kepala sekolah dengan berbagai modusnya.

“Hal ini tentu sangat kita sayangkan,”tabdas Wink.

Sebab lanjut LWH, akronim pria gondrong ini,  niatan pemerintah ketika program tersebut diluncurkan adalah dalam rangka membantu proses pembelajaran siswa miskin agar dapat berjalan lancar.

Penggunaan dana bantuan tersebut untuk tujuan menopang proses kegiatan belajar di sekolah, bukan jutsru disalahgunakan untuk kepentingan lain oleh oknum kepala sekolah.

“Kita juga mengkritisi lemahnya pengawasan dinas pendidikan melalui kantor UPT Disdik di masing-masing kecamatan terhadap distribusi bantuan beasiswa tersebut,”imbuh LWH.

Lemahnya pengawasan, membuka ruang bagi oknum kepala sekolah yang nakal memainkannya. Peran pengawas sekolah juga diminta dimaksimalkan dalam pengawasan bantuan-bantuan yang masuk ke sekolah-sekolah agar bena-benar tepat guna dan tepat sasaran saran.

“Kami meyakini praktek penyalahgunaan bantuan sejenis PIP ini banyak terjadi di sekolah-sekolah lainnya, dinas pendidikan harus berani turun dan menggandeng pihak Inspektorat daerah Lombok Tengah untuk melakukan audit,”tambah LWH.

Audit terkait bantuan-bantuan beasiswa ke sekolah-sekolah lanjut LWH, perlu dilakukan agar jangan ada lagi oknum kepala sekolah yang berani bermain main untuk menyalahgunakan wewenang mereka dan kalau ada temuan agar supaya segera bisa ditindaklanjuti.

“Tidak perlu harus menunggu masyarakat atau wali murid mengeluh karena merasa dirugikan baru kemudian bersikap,”pungkas LWH.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.