Home / Beritakini / Kasta NTB Ingatkan Pemkab Kembali Serius Bangun Dam Mujur

Kasta NTB Ingatkan Pemkab Kembali Serius Bangun Dam Mujur

BERITAKINI talentafmnews.com – Kasta NTB untuk kesekian kalinya, ingatkan Pemkab Lombok Tengah NTB untuk kembali serius membangun fasilitas fundamental masyarakat Dam Mujur.

Demikian diungkapkan Ketua DPD Kasta NTB Lombok Tengah, Lalu Arik Rahman Hakim SH pada sabtu 10/7/2021 secara tertulis kepada Radio Talenta Lombok “Membangun Desa Membangun Bangsa”

Lebih jauh Lalu Arik menyampaikan, pembangunan Dam Mujur itu sangat penting bagi kebutuhan air masyarakat di bagian timur selatan Lombok Tengah yang selama ini rawan krisis air.

Selama ini lanjut Lalu Arik, krisis air untuk kepentingan irigasi pertanian maupun suplai air bersih di wilayah tersebut, suplai airnya dikelola melalui PDAM, maka KASTA NTB kembali mengingatkan pemerintah daerah untuk mulai serius memikirkan rencana pembangunan Dam Mujur tersebut.

“Kami pahami karena berbagai persoalan di lapangan maupun ketersediaan anggaran, pembangunanya sempat mandeg dan tidak ada progres apapun selama masa pandemi ini,”kata Lalu Arik.

Program pemerintah pusat melalui BWS NT I yang tahun kemarin sudah melanjutkan proses rencana pembangunan melalui program sertifikasi design,  Dam Mujur seharusnya tidak boleh terputus.

“Pemerintah daerah seharusnya melanjutkan rencana pembangunan tersebut dengan program lanjutan sesuai dengan skala prioritas,”tambah Arik.

Apa saja yang seharusnya perlu dilakukan, terutama untuk bisa kembali melanjutkan proses Land Acquisition And Resetlement Action Plan (LARAP) yang dulu sempat tidak bisa, dilanjutkan karena beberapa kendala di lapangan.

“Kita tentu berharap Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah yang baru, Lalu Pathul Bahri dan Nursiah mau menjadikan Dam Mujur sebagai program prioritas mereka untuk diwujudkan di masa kepemimpinan mereka berdua,”harap Lalu Arik.

Perwujudan keseriusan itu lanjut Lalu Arik, bisa dimulai lagi dengan menuntaskan tiga tuntutan masyarakat, terutama di desa Lelong terkait beberapa hal mendasar bagi suksesnya keberlangsungan rencana pembangunan Dam Mujur tersebut.

Adapun tiga tuntutan prinsip yang tidak mau diselesaikan oleh pemkab selama ini adalah menjawab pertanyaan masyarakat tentang kemana mereka akan direlokasi, berapa harga lahan mereka akan dibayar dan siapa yang akan bertanggung jawab dalam semua proses pembangunan Dam Mujur, terutama jaminan bahwa tidak akan ada hak-hak masyarakat yang akan tercederai nantinya.

“Kita berharap pemimpin Lombok Tengah yang baru ini mau serius memperjuangkan terwujud nya Dam Mujur ini,”tandas Lalu Arik.

Lalu Arik menekankan,  Dam Mujur inilah solusi fundamental untuk menjawab persoalan krisis air yang hampir setiap tahun selalu dialami oleh masyarakat, utamanya dibagian timur selatan Lombok Tengah.

“Disamping itu, tentu saja suplai air dari Dam Mujur diharapkan bisa menyiapkan ketersediaan air bagi program-program kepariwisataan di wilayah selatan Lombok tengah terutama di kawasan KEK Mandalika,”tutup Lalu Arik. (*)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.