Home / Beritakini / Kasta NTB Kembali Minta Pemkab Serius Soal Lahan Hortipark

Kasta NTB Kembali Minta Pemkab Serius Soal Lahan Hortipark

BERITAKINI talentafmnews.com – Kasta NTB DPD Lombok Tengah, kembali meminta keseriusan Pemerintah  Kabupaten (Pemkab) untuk menata kembali pengelolaan lahan di Holrtikultura Park (Hortipark) di Desa Karang Sidemen Kecamatan Batukliang Utara.

Lahan tersebut, disinyalir sudah banyak yang dipindah tangankan dari satu oknum kepada oknum lainnya.

Ketua KASTA NTB DPD Lombok Tengah, Lalu Arik Rahman Hakim SH menyatakan, harus ada upaya penataan kembali sesegera mungkin terhadap lahan di area Hortipark yang luasannya mencapai 150 hektar tersebut.

“Kami meminta Pemkab segera membentuk tim khusus, sesuai kesepakatan yang kami hasilkan saat hearing dengan komisi II DPRD Lombok Tengah beberapa waktu yang lalu,”kata Lalu Arik.

Tim tersebut akan diisi oleh berbagai pihak. Baik eksekutif, legislatif sampai komponen masyarakat lainnya.

Tim tersebut nantinya, diharapkan mampu mencari formulasi yang tepat untuk penataan kembali lahan hortipark tersebut.

Sehingga masyarakat penggarap yang sudah sejak lama menggarap lahan tersebut, punya legalitas yang jelas, serta lahan milik negara tersebut juga dapat diproteksi dari upaya dan praktek jual beli dan pemindah tanganan penguasaan secara ilegal.

“Kita mendesak pemerintah daerah agar benar-benar memberikan atensi penuh untuk penyelesaian potensi masalah yang sudah dan akan muncul di lahan hortikultura park tersebut,”tandas Lalu Arik, pria asal Tanak Awu yang masih jomblo ini.

Secara formal Kasta NTB, sudah bersurat kepada Bupati dan ketua DPRD Lombok Tengah, agar sesegera mungkin membentuk Tim Khusus untuk penataan lahan Hortipark tersebut.

Sesuai data yang ada pada pihaknya, ada sekitar 500-san petani penggarap yang sudah masuk dan memanfaatkan lahan berupa blok-blok di dalam hortipark tersebut

Tetapi karena tidak adanya pengawasan pemerintah melalui OPD terkait dan aturan yang jelas, maka praktek “jual beli” hingga ratusan juta rupiah, serta pemindah tanganan dari satu oknum ke oknum lainnya bisa terus terjadi sampai sekarang.

“Kekhawatiran kami, lahan hortikultura park tersebut ke depannya akan menjadi lahan yang dikuasai oleh pemodal yang bukan berasal dari masyarakat lingkar hortipark,”

“Sementara tujuan pemberian ruang bagi masyarakat untuk ikut serta menggarap lahan di hortipark tersebut, untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di lingkar hortipark, utamanya di Desa Karang Sidemen Kecamatan BKU,”pungkas Lalu Arik.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.