Home / Beritakini / Kasta NTB Tagih Janji Kejati, Eee Malah Kejati Ngasi Janji Lagi!

Kasta NTB Tagih Janji Kejati, Eee Malah Kejati Ngasi Janji Lagi!

BERITAKINI talentafmnews.com – Puluhan pengurus dan anggota Kasta NTB, senin 28/3/2022, mendatangi Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB untuk menagih janji soal Kasus IGD RSUD KLU. Eee malah Kejati NTB berjanji lagi kepada Kasta.

Ketua kasta NTB DPD Lombok Utara Romi Raharjo menyampaikan, berdasarkan pemberitaan di media massa, Kejaksaan Tinggi NTB sudah merampungkan pemeriksaan berkas perkara untuk 4 orang tersangka minus DKF yang juga Wabup KLU.

“Kami meminta kejelasan dan penjelasan dari Kejati NTB, mengapa ada satu tersangka yang kesannya dianak emaskan, apakah karena dia seorang pejabat elit di KLU atau ada intervensi dan deal-deal tertentu, sehingga yang bersangkutan sampai saat ini belum juga diperiksa,”ujar Romi Raharjo.

Sebelumnya, saat Kasta NTB aksi di Kejati, tepatnya di tanggal 26 februari 2022 pihak Kejati NTB menjanjikan, bukan cuma progres penanganan perkara, namun  juga opsi penahanan para tersangka.

Karena dari berbagai aspek, baik itu objektif dan subyektif sudah sangat layak jika semua tersangka ditahan. Karena potensi menghilangkan barang bukti dan atau melarikan diri sangat besar, karena salah seorang tersangka adalah pejabat elit di KLU.

Tagih janji Kasta NTB tersebut, malah dijawab oleh Aspidsus Kejati NTB Eli Rahmawati SH dengan janji lagi. Ely mengatakan bahwa pihaknya berjanji akan menyelesaikan kasus tersebut, walau dengan tanpa target waktu.

“Tidak benar kalau berkas semua TSK sudah P21. Semuanya masih dalam proses penyidikan dan kami berjanji untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan IGD RSUD KLU ini,”janji Ely.

“Karena kebetulan saya aspidsus baru, maka perlu waktu untuk mendalami masalahnya, sekaligus semu tuntututan kawan-kawan Kasta NTB akan kami sampaikan ke bapak Kajati NTB,” janji Ely lagi.

Pihaknya lanjut Ely,  tidak bisa menjanjikan waktu berapa hari atau berapa minggu untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi pembangunan IGD RSUD KLU tersebut.

“Tapi yang pasti kami pasti akan selesaikan,”janji Ely lagi.

Perkara korupsi jelas Ely, butuh kehati hatian dalam prosesnya supaya benar-benar sempurna. Pihaknya juga membantah adanya asumsi jika kasus dugaan korupsi pembangunan IGD RSUD KLU ini menjadi ladang perahan oknum pejabat Kejati untuk sengaja diperlambat.

“Beri kami waktu untuk segera menuntaskasnya, karena pada prinsipnya kami berterima kasih atas dukungan elemen masyarakat termasuk KASTA NTB untuk penuntasan kasus kasus korupsi,”pungkas mantan Kajari Loteng ini.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.