Home / Beritakini / Kasta NTB Ungkap “Kebobrokan” PDAM Di Loteng

Kasta NTB Ungkap “Kebobrokan” PDAM Di Loteng

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – KASTA NTB ungkap dugaan “kebobrokan” di PDAM Lombok Tengah.

Presiden Kasta NTB, Lalu Wink Haris pada selasa 30/3/2021 secara tertulis kepada Radio Talenta Lombok menyampaikan, beberapa masalah yang muncul di tubuh PDAM Lombok Tengah yang selama ini hampir tidak pernah diketahui publik, akibat bobroknya manajemen tata kelola yang membuat PDAM loteng tidak bisa mensejajarkan diri dengan perusda milik daerah lain yang sudah mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Lebih lanjut Lalu wink haris, temuan inspektorat Lombok Tengah tentang overloadnya jumlah pegawai PDAM yang membuat beban pembiayaan untuk gaji sehingga setiap tahun PDAM selalu mengalami kerugian.

“Itu membuktikan kalau semua seperti tanpa perencanaan dan manajemen yang tidak profesional, maka kami mendukung penuh Bupati baru Lombok Tengah untuk segera melakukan restrukturisasi jajaran direksi PDAM,”kata Lalu Wink.

Selanjutnya, Bupati harus menempatkan orang-orang yang kapabel dan profesional dengan mengacu pada syarat-syarat formal dalam aturan yang menjadi dasar untuk menentukan siapa saja yang layak masuk dalam jajaran direksi.

“Jangan seperti kesan selama ini, kalau PDAM hanya menjadi tempat penampungan para pensiunan dan timses yang secara produktivitas pemikiran dan kelayakan sudah tidak pantas dipakai lagi di dalam sebuah perusahaan,”,imbuh Wink.

Piahknya tandas Wink, mendukung dalam proses seleksi nanti oleh pansel independen yang akan dibentuk, bisa menjaring para profesional muda untuk menahkodai PDAM loteng.

Kasta NTB juga menyoroti kontribusi PDAM terhadap masyarakat di lingkar mata air di daerah Batukliang Utara yang selama ini ternyata tidak ada sama sekali.

“Komitmen untuk membantu masyarakat melalui program pemberdayaan ternyata hanya janji palsu dan tidak pernah mereka realisasikan, termasuk program pelestarian alam dan lingkungan yang berkaitan erat dalam upaya menjaga keberlangsungan mata air di wilayah tersebut,”paparnya.

Masyarakat di bagian Utara lanjut Wink,  hanya menjadi penonton. Padahal mereka penyumbang air bagi banyak wilayah di loteng dan PDAM mengekploitasi nya untuk tujuan komersil.

“Maka sepantasnya masyarakat harus mendapatkan perhatian penuh, selama ini dana Corporate social responsibilty (CSR) dari PDAM loteng tidak pernah jelas berapa besaran dan dialokasikan kemana saja, jangan sampai dana yang menjadi hak rakyat tersebut justru menjadi Bancakan para elit saja,”tuding Lalu wink.

Insyaallah hari Kamis yang akan datang laniut Wink, pihaknya akan mengadakan audiensi dan klarifikasi dengan pihak PDAM Loteng untuk memperjelas beberapa hal yang  terkait dengan persoalan tersebut.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.