Home / Beritakini / Ketika Camat Pujut Serta Kades Kompak Nyawer Dan Wabup Didaulat Ikut Nyawer

Ketika Camat Pujut Serta Kades Kompak Nyawer Dan Wabup Didaulat Ikut Nyawer

BERITAKINI talentafmnews.com –  Camat Pujut, Lalu Sungkul beserta sejumlah Kades kompak Nyawer pada acara Silaturrahmi Pemkab Lombok Tengah NTB, pada Senin 13/1/2020 yang digelar di Halaman Bulog setempat.

Pada acara yang dihadiri oleh sribuan warga pujut yang rata-rata menggunakan pakaian adat tersebut, oleh masyarakat Wakil Bupati, HL.Pathul Bahri yang hadir, juga didaulat untuk ikut Nyawer seperti Camat dan para kades.

“Nanti dulu saya Nyawer,”ucap wabup tampak enggan untuk nyawer dan tetap bersila ditempat duduknya.

Berbeda dengan kecamatan lain, kegiatan silaturrahmi pemkab Lombok Tengah dalam rangka sosiaoisasi gerakan bersama program ABSR alias Aman Bersih Sehat dan Religius diuadirkan Gendang Beleq Tetoak Desa Rembitan yang menyambut kedatangan Wakil Bupati.

Diawal acara itulah tari gandrung dipersembahkan dan Camat beserta sepumlah Kadespun Kompak Nyawer (Tonton Videonya di link).

Sementara itu, pada pidato sambutanya, Camat Pujut, Lalu Sungkul mengatakan, warga pujut siap menyonsong segala bentuk pembangunan yang ada di Lombok Tengah khususnya yang masuk diwilayah pujut.

Adapun Wakil Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri menyampaikan tentang apa yang dimaksud dengan program ABSR dan sempat menyentil soal nyawer kompak yang dilakukan oleh Camat dan sejumlah kades.

“Camat dan Kades tadi kompak Nyawer karena apa. Ini imbas dari banyaknya pembangunan yang ada di Pujut. Kades di Pujut berani memberkan saweran, coba kalau kades-kades bagian utara mana berani, karena mereka tidak punya uang lebih,”ujar Wabup.

Berikut video saat Camat Pujut dan Kades setempat kompak Nyawer: klik link

About Redaksi

Check Also

Saat Hendak Hearing di CV.Fortuna, Gempar NTB Diduga Dihadang Preman

BERITAKINI talentafmnews.com.- Seratusan orang diduga preman menghadang LSM Gempar NTB pada sabtu 22/1/2022 saat hendak …

Leave a Reply

Your email address will not be published.