Home / Beritakini / KOMPOL dan Forum LSM Bersatu Demo Meminta Bupati Bekukan KONI Loteng

KOMPOL dan Forum LSM Bersatu Demo Meminta Bupati Bekukan KONI Loteng

BERITAKINI talentafmnews.com – Puluhan orang dari Koalisi Masyarakat Peduli Olahraga Lombok Tengah (KOMPOL) berama Forum LSM Bersatu, demo di Kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng) NTB. Mereka menuntut KONI setempat dibekukan.

Koordinator Lapangan (Korlap) Pendemo, Lalu Ibnu Hajar dalam orasinya menyampaikan sederet alasan kenapa KONI Loteng harus segera dibekukan hari ini juga.

Alasanya antara lain, tidak melibatkan Cabang Olahraga (Cabor) selaku anggota sah KONI dalam membahas serta menjalankan program kerja KONI Loteng tahun 2021.

“Selain itu, KONI juga belum memberikan hak atlit berupa gaji atau honor pada Pelatda NTB,”ujarnya.

Berikutnya lanjut Lalu Ibnu Hajar, KONI juga tidak memberikan uang pembinaan kepada Cabor selaku anggota sah KONI Loteng.

Alasan berikutnya tandas Lalu Ibnu Hajar, Ketua KONI Loteng saat ini menjabat sebagai salah satu ketua Partai dan hal tersebut tidak diperbolehkan.

“Apa lagi halaman gedung KONI loteng saat ini sudah dirubah menjadi warung atau cafe. Ini sangat memalukan,”ujarnya.

Untuk itu, para pendemo meminta kepada Bupati atau pihak Pemda untuk menemui dan memenuhi aspirasi mereka.

“Bila aspirasi kami tidak didengar, maka dengan sangat terpaksa kami akan menduduki gedung KONI Loteng,”tegasnya Lalu Ibnu Hajar.

Dan sebelum hak-hak dan tuntutan dipenuhi maka pihaknya akan mengambil alih Gedung KONI Loteng.

Orator lainya, Ketua KOMPOL Novia Supriadi S.Pd yang akrab disapa Opan Cobok meminta agar pemerintah mendengar kata hati atlit.

“Para atlit ini, di dalam kawat berduri, dibawah penjagaan ketat aparat, berlatih dan berlomba di PON XX Papua, untuk itu tolonglah dengar apa kata hati mereka,”ujar Opan Cobok.

Pihaknya saat ini lanjut Opan Cobok hanya membawa 3 orang atlit pada saat unjuk rasa tersebut dan telah mendapat medali pada PON XX Papua.

Kabid Olahraha Dispora Loteng, Lalu Hilim yang menemui pendemo mengatakan, pada tahun 2020 uang pembinaan dan lainya disalurkan melalui Dispora Loteng dan langsung diberikan ke Atlit melalui rekening.

Dan setelah pengurus KONI Loteng 2021 dilantik, maka semua anggaran terkait hak-hak atlit disalurkan melalui KONI Loteng.

“Kami sudah berupaya berkomunikasi dan memediasi persoalan ini dengan KONI terkakhir tanggal 9 september kemarin dan Ketua KONI Loteng bilang, siap diselesaikan,”kata Lalu Hilim.

Sementara uang saku khusus untuk atlit dari Bupati atau Pemda, sudah diberikan langsung ke atlit sebelum berangkat ke PON XX Papua.

Sementara itu, PLT Kadis Dispora Loteng, Drs.Jalaludin memgaku kaget dengan persoalan yang disampaikan para pendemo tersebut.

“Saya pikir persoalan ini sudah ada titik temu. Karena sesungguhnya secara prosedural sudah kami penuhi apa permintaan KONI. Semua sudah menjadi kewenangan KONI untuk menyusun program dan lainya,”jelasnya.

Seperti apa kebijakan yang akan dilakukan pihaknya, Kadis Spora mengatakan, akan menyampaikan hal tersebut ke Bupati dan Sekda sebagai penentu kebijakan.

“Begitu juga soal pembekuan KONI semua harus dibicarakan karena ada prosedur yang harus dilakukan,”pungkas Drs.Jalaludin.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.