Home / Beritakini / KONI Loteng Berharap Wagub DR. Siti Rohmi Djalilah Jadi Ketua KONI NTB

KONI Loteng Berharap Wagub DR. Siti Rohmi Djalilah Jadi Ketua KONI NTB

BERITAKINI talentafmnews.com – Perhelatan menuju musyawarah Olahraga Provinsi ( Musorprov ) KONI NTB tinggal menghitung hari .

Setelah ada hasil Rapat Kerja 3 hari yang lalu, dimana tim penjaringan untuk pemilihan ketua KONI sudah di bentuk. Maka jelas juga persyaratan dan mekanisme pemilihan di atur di dalamnya.

Untuk itu, melihat fenomena dan kepentingan persiapan PON 2028 di mana biddingnga NTB dan NTB yang sudah di tanda tangani MoUnya pada tanggal 10 januari di NTT oleh Wagub NTB DR Siti Rohmi Djalilah maka peluang berkembangnya olahraga dan sarana terbuka lebar .

“Tentu kaitannya dengan pemilihan ketua juga semakin jelas,”kata Ketua KONI Loteng, M.Samsul Qomar, Jumat 18/2/2022 via WA kepada Talentafm.

Pihaknya saat ini lanjut MSQ, akronim mantan jurnalis ini, berkepentingan bagaimana Olahraga prestasi kembali menemukan kejayaannya. Untuk itu perlu ada nakhoda yang mumpuni dan menyiapkan segala perangkat lunak maupun kerasnya.

Beberapa hal yang penting untuk ketua KONI mendatang, tentu kapasitasnya dalam intervensi anggaran. Karena kebutuhan anggaran untuk PON 2028 tidak sedikit, meski APBN juga tidak akan tinggal diam.

“Tapi mau tidak mau provinsi NTB harus siapkan dana pendampingan dan ini tidak bisa kalau tidak di dukung oleh pemrpov secara totalitas,”jelas MSQ.

Untuk itu, demi lancarnya proses menuju PON 2028,  meski mengikuti jejak NTT dimana provinsi tetangga itu menyerahkan tanggungjawab KONI kepada Wakil Gubernur sebagai pihak yang akan berusaha keras menjadikan daerahnya sebagai tuan rumah PON beserta kesiapannya.

“Tinggal saat ini kita meminta saja kesiapan ibu Wagub sebagai ketua KONI dan kita serahkan di pundak beliau beban ini,”tandasnya.

Terserah bagaimana caranya imbuh MSQ,  agar PON 2028 NTB menjadi tuan rumah yang siap dan venue olahraga kita semakin baik dan lengkap.

Terhadap adanya kandidat lain, tetap dihormati sebagai bagian demokrasi namun penting sekali lagi bahwa kepentingan bersama jau lebih utama ketimbang kepentingan pribadi.

“Semoga ibu Wagub bersedia maju dan mau berjuang bersama koni kabupaten/ kota serta cabor yang ada di NTB untuk mempersiapkan diri sematang-matangnya secara lahir bathin,”pungkas MSQ.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.