Home / Peristiwa / Konsen Kawal Dugaan Korupsi LCC, Kasta NTB Apresiasi Penetapan Tersangka

Konsen Kawal Dugaan Korupsi LCC, Kasta NTB Apresiasi Penetapan Tersangka

BERITAKINI talentafmnews.com – Penetapan tersangka LAS, mantan dirut PT. TRIPAT pada kasus penyertaan modal di lahan LCC Gerimak Narmada, mendapat apresiasi dari Kasta NTB, sebagai lembaga yang selama ini konsen melakukan pendampingan dan pengawalan kasus tersebut.

Ketua DPD Kasta NTB Lombok Barat, Alhadi Moeis pada Selasa 10/12/2019 dalam peryataan tertulisnya mengatakan,  ditetapkannya LAS sebagai tersangka belum memenuhi rasa puas pihaknya atas penanganan hukum kasus penyertaan modal Pt tripat tersebut.

Namun setidaknya lanjut Alhadi Moeis, adanya penetapan tersangka itu,  memberikan harapan bahwa aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi NTB,  memberi perhatian dalam upaya penuntasan kasus besar tersebut walau mulai dari masalah “kecil’ dan belum menyentuh substansi.

“Penetapan tersangka itu belum menyentuh substansi dari kasus penyertaan modalnya,  karena penatapan tersangka ini hanya pada kasus pembangunan gedung pengganti milik dinas pertanian dan sekali lagi bukan pada kasus penyertaan modalnya,”tandasnya.

Substansi yang sesungguhnya menurut DPD Kasta NTB Lobar lanjut Alhadi Moies yakni potensi hilangnya lahan 8,4 hektar milik pemkab lombok barat di lokasi LCC yang sertifikatnya sedang dijadikan agunan di bank sinarmas senilai 25 Miliar rupiah serta uang senilai 1,7 Miiar sebagai bagian dari penyertaan modal pemkab melalui PT TRIPAT dengan PT BLISS sebagai pengelola LCC.

Aldy panggilan akrab Ketua Kasta NTB Lobar ini,  berharap agar kejati NTB benar benar komit menuntaskan kasus LCC ini setuntas-tuntasnya. Karena dia mensinyalir adanya dugaan keterlibatan elit-elit lombok barat dalam konspirasi kerjasama abal-abal tersebut.

“Konfirasi kerjasama abal-abal sangat nyata, bagaimana bisa penyertaan modal pemkab berupa lahan seluas 8,4 hektar plus uang 1,7 miliar juga plus penyerahan sertifikat yang ternyata dijadikan agunan jaminan hutang di bank oleh mitra kerjasama pemkab yakni PT BLISS ke bank, hal ini tentu tidak lepas dari intervensi kekuasaan untuk memuluskan semua proses rekayasanya,”katanya menuding.

Aldy menegaskan bahwa KASTA NTB akan komit mengawal dan mendukung Kejati NTB untuk menyeret kembali tersangka baru karena pihaknya meyakini kalau seorang Dirut BUMD pasti tidak akan bisa mengambil keputusan strategis sendiri tanpa intervensi pihak lain di dalam internal birokrasi lombok barat.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.