Home / Beritakini / Konsolidasi Partai Buruh NTB Digelar di Lombok Tengah

Konsolidasi Partai Buruh NTB Digelar di Lombok Tengah

BERITAKINI talentafmnews.com.- Konsolidasi kelas pekerja Partai Buruh NTB, senin 28/3/2022 digelar di D Cantik Praya Lombok Tengah. Acara tersebut dihadiri langsung Presiden Partai Buruh, Ir.H.Said Iqbal ME dan Sekjen Ferri Nuzarli,SE.SH.

Dalam acara tersebut, hadir juga Ketua Exco Partai Buruh Provinsi NTB, Lalu Wira Sakti SH, Ketua Exco Partai Buruh Lombok Tengah, Jeni Mamahid Yuswanto dan hampir seluruh Ketua Exco 10 Kabupaten Kota se-NTB, serta puluhan kader partai buruh.

Ketua Exco Partai Buruh Lombok Tengah, Jeni Mamahid Yuswanto yang sekaligus sebagai tuan rumah penyelenggara konsolidasi pada kesempatan tersebut, menggambarkan tentang profile Lombok Tengah.

Khususnya mengenai jumlah penduduk Lombok Tengah yang mencapai lebih dari 1.7 juta jiwa. Sehingga kuota anggota DPRD di Lombok Tengah sebanyak 50 anggota dewan.

“Dengan demikian, maka hal itu menjadi peluang bagi kader-kader partai buruh untuk merebut korsi di parlemen, khususnya di Lombok Tengah ini,”kata Jen Gondrong, sapan akrab Jeni.

Jeni juga menjelaskan jumlah daerah pemilihan (Dapil) yang ada di Lombok Tengah ini dan ia memastikan bersama-sama dengah buruh, maka semua dapil tersebut akan diisi oleh anggota dewan dari Partai Buruh.

“InsyaAllah semua dapil yang ada di Lombok Tengah akan kita isi dengan anggota dewan dari Partai Buruh,”tandas Jen Gondrong.

Apalagi sejumlah aktivis LSM dan Wartawan lanjut Jeni, ikut bergabung dalam partai tersebut.

Adapun Ketua Exco Partai Buruh Provinsi NTB, Lalu Wira Sakti dalam sambutanya menyampaikan, pihaknya tidak muluk-muluk bagaimana menargetkan Partai Buruh di Provinsi NTB.

“Tidak muluk-muluk pak presiden, dengan meraih empat korsi saja di DPRD Provinsi, maka kita bisa tampil sebagai pimpinan di parlemen,”tegasnya.

Sementara itu, Presiden Partai Buruh, H. Said Iqbal dalam sambutanya menyampaikan raha harunya atas sambutan warga Lombok Tengah terhadap dirinya.

Ia merasa merinding dengan bagaimana prosesi penyambutan menggunakan music tradisional Gendang Beleq, hingga sempat “ngibing” bersama penari yang dihadirkan panitia.

Pada kesempatan tersebut, Bang Iqbal sapaan akrab Presiden Partai Buruh ini, memaparkan tentang kondisi Indonesia saat ini yang dinilai sangat ironi.

Dimana Indonesia sebagai negara penyandang status  negara terkaya nomor 7 di dunia, namun kondisi para buruhnya sangat memprihatinkan.

“Jadi pak Presiden Jokowi sudah mengunumkan, tahun ini kita berada diurutan nomor 7, tahun 2025 kita akan diurutan nomor 5. PDB kita sebesar Rp.14 ribu triliun,”paparnya.

Saat ini berkat kerja keras pemerintah, setelah sempat minus, ekonomi tunbuh hingga 6 persen. Nah secara teori lanjut Bang Iqbal, bila ekonomi tumbuh maka kesejahteraan meningkat, pengangguran berkurang.

“Namun kita lihat faktanya!Dari tahun ketahun ekonomi meningkat, itu artinya ekonomi tumbuh dan salah satu indikator ekonomi tumbuh berikutnya adalah Gini Ratio.,”jelas Bang Iqbal.

Gini Ratio jelas Bang Iqbal, kesenjangan yang terjadi antara yang kaya dan miskin. Bila Gini Index makin meningkat, maka itu artinya yang kaya makin kaya dan yang  miskin makin miskin.

Dengan adanya data ekonomi tumbuh tersebut lanjut Iqbal, harusnya Gini Index makin kecil, pengangguran makin berkurang dan kesejahteraan semakin meningkat.

“Tapi apa-apaan ini, seiring ekonomi tumbuh, tetapi Gini Ratio juga semakin besar. Maka artinya apa? Pertumbuhan ekonomi itu dinikmati oleh orang-orang menengah keatas,”tandas Bang Iqbal.

Maka itu sebab Partai Buruh kini hadir, bagaimana agar bisa masuk ke Parlemen dan memberi warna setiap aturan yang ada agar berpihak kepada kaum buruh, buruh tani, tukang ojol, sopir-sopir, emak-emak penjual warung, warga miskin kota, orang-orang terpinggirkan punya posisi dalam parlemen.

“Itulah kita yang kami sebut sebagai kelas  pekerja, kalau yang kelas menengah keatas sudah ada partai yang mengurusnya, maka kita-kita ini yang kelas pekerja, inilah partainya, Partai Buruh,”tandas Iqbal.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.