Home / Beritakini / KPID Gelar Rakor Lembaga Penyiaran Menyongsong Pemilu&Pilpres 2019

KPID Gelar Rakor Lembaga Penyiaran Menyongsong Pemilu&Pilpres 2019

BERITAKINI talentafmnews.com –  Puluhan pimpinan Lembaga Penyiaran di NTB, pada Rabu 10/4/2019 ikuti Rapat Koordinasi atau Rakor Lembaga Penyiaran menyonsong Pemilu dan Pilpres 2019 di Aula Kantor Dishubkomimfo Provinsi NTB.

Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang IKP Komimfotik Provinsi NTB, Ahmad Fairus Abadi dan dihadiri oleh seluruh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah atau KPID NTB dan perwakilan lembaga penyiaran baik dari radio dan televisi se-NTB.

Dalam sambutanya, Ahmad Fairus Abadi menyampaikan, lembaga penyiaran diera serba digital saat ini, tampaknya hingga saat ini masih populer dan akan terus populer karena memiliki segmentasi tersendiri ditengah-tengah masyarakat.

Untuk bisa terus bertahan lanjut Ahmad Fairuz Abadi, lembaga penyiar apalagi radio yang masih terus eksis, harus memiliki strategi tertangkap telinga. Zaman dulu banyak cara dilakukan seperti dengan menampilkan penyiar kocak, penyiar bersuara merdu dan khas sehingga semua orang mau memdengar. Dengan demikian ruang–ruang siaran yang ada  menjadi magnit bagi pendengar.

Berkaitan dengan masa pemilu yang saat ini berlangsung, Fairuz sapaan akrab pria yang juga senior dalam dunia siaran ini berharap bisa menjawab isu–isu ketakutan yang ada ditengah masyarakat mengenai demokrasi. Karena banyak diantara masyarakat dari masing–masing pendukung menyebar narasi-narasi menakutkan soal pemilu.

“Narasi ketakutan soal demokrasi perlu djawab oleh lembaga prnyiaran. Yang perlu dicari adalah sumber yang layak dipercayai. Karena sebagai corong masyarakat radio jangan menyiarkan imformasi dari sumber yang simpang siur,”terangnya.

Kabar bohong atau Hoax lanjut Fairuz,   ada yang sengaja dibuat dan ada yang benar–benar terjadi namun narasinya yang dipelintir atau salah. Maka lembaga penyiaran harus melakukan cek and ricek situs–situs berita yang dijadikan sebagai dasar sumber imformasi yang disiarkan. (ding)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.