Home / Peristiwa / KPPPA Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas Forum PUSPA NTB

KPPPA Gelar Bimtek Penguatan Kapasitas Forum PUSPA NTB

BERITAKINI talentafmnews.com – Kementerian PPA RI gelar Bimbingan Teknik (Bintek) Penguatan Kapasitas Forum Puspa Daerah Bidang PP dan PA di Provinsi NTB. Bimtek digelar Rabu 30/10/2019 di Sembalun Ball Room Hotel Aston Inn Mataram.

Sekretaris DP3AP2KB NTB, Dra. Hj.Ely Suryani Mpd, SE dalam sambutanya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan permohonana maaf karena Kepala Dina BP2KB NTB akan datang belakangan karena harus presentasi di Diskomimfo.

Pada kesempatan itu, Hj. Ely mengungkapkan kalau saat ini di NTB sedang giat-giatnya warga melakukan indutsri rumahan. Hal itu karena adanya pembangunan sirkuit MotoGP Mandalika di Kuta Lombok Tengah.

“Untuk menyambut event internasional itu, warga berfikir dan berbuat tentang apa yang bisa dibuat sesuatu yang khas untuk oleh-oleh bagi warga dunia yang datang ke NTB,”katanya.

Anggota PUSPA yang hadir pada Bimtek, diharapkan bisa merangkul masyarakat tersebut khususnya perempuan dan anak demi meningkatkan kesejahteraan mereka.

Hj.Ely tak lupa menyampaikan terimakasih banyak kepada pihak kementerian khususnya bu Asdep  kemeanterian yang tidak bosan-bosanya datang ke NTB untuk program PUSPA tersebut.

Sementara itu, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Lembaga Profesi dan Dunia Usaha, Kementerian PPA RI, Ir. Sry Hartini Pratiwi Wijayanti,SH.MH menyampaikan, pihaknya konsen terkait masalah perempuan dan anak.

Pihak Kemen PPA lanjut Bu Yanti, sapaan akran Ibu Asdep ini, setiap hari mencoba memperbaharui hal-hal yang modern dan baru. Karena masalah-masalah perempuan dan anak yang terjadi, selalu dengan cara dan kronolgi yang baru.

“Maka kalau kita tidak mengikuti perkembangan terkini dengan segala teknologi modernya, maka kita tidak akan bisa menyelesaikan masalah-maslah perempuan dan anak itu,”imbuhnya.

Masalah Perempuan dan Anak, bukam saja tugas BP2KB di daerah. Kewenangan pemda yang diwakili BP2KB punya keterbatasan, misalnya dana sedikit begitu juga dengan SDM dan lainya. Sementara masalah anak dan perempuan banyak yang harus diselesaikan.

“Karena keterbatasan pemerintah itu,kami mengajak yang bukan dari lembaga pemerintahan untuk ikut berpartisipasi. Itulah forum PUSPA yang artinya Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak,”jelasnya.

Lebih lanjut Ibu Yanti, banyak yang perlu ditingkatkan di NTB terutama dibidang ekonomi untuk ketahanan keluarga. Dengan meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan itu, akan menguramgi hal-hal negatif.

“Taraf kesehatan naik dan anak-anak terjamin kehidupanya,”tandasnya.

Seluruh lembaga yang tergabung dalam PUSPA punya potensi untuk ikut membantu dalam meningkatkan kesejahteraan dengan menggali CSR, caranya, akan dijelaskan oleh Narasumber Ahli CSR pada Bimtek tersebut.

“Jadi, bapak ibu penya potensi yang besar. Tetapi kadang kita tidak tau. Nanti ada Ibu Ida yang selalu bersama Kemen PPA yang akan menjelaskan bagaimana menggali CSR tersebut untuk mebantu bila pemerintah tidak ada anggaran untuk menyelesaikan masalah-masalah perempuan dan anak ini. Karena jangan sampai masalah perempuan dan anak tidak bisa selesai dengan alasan tidak adanya anggaran,”katanya. (tim)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.