Home / Beritakini / Lalu Hizzi : Pembukaan Kran Investasi Harus Segera Dilakukan Pemda

Lalu Hizzi : Pembukaan Kran Investasi Harus Segera Dilakukan Pemda

BERITAKINI talentafmnews.con – Pembukaan kran investasi harus segera dilakukan oleh Pemerintah Daerah.

Demikian disampaikan Ketua ALARM NTB, Lalu Hizzi dalam keterangan pers-nya pada rabu 26/5/2021 kepada prayapost.net

“Saatnya Pemda Lombok Tengah fokus untuk memperoleh manfaat ekonomi, sosial dan/atau manfaat lainnya bagi masyarakat di daerah yang kebetulan ketempatan sebagai salah satu Special Economi Area yakni Kawasan Ekonom Khusus atau KEK,”katanya.

Pemerintah Daerah adalah penyelenggara urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan, dengan prinsip otonomi seluas-luasnya dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam penyelenggaraan pemerintahan tersebut, pemerintah daerah memiliki kewajiban salah satunya adalah memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Segala tindakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah haruslah difokuskan untuk kesejahteraan masyarakat, salah satu caranya melalui efektivitas kinerja dari Badan Usaha Milik Daerah yang akan akan dibentuk nantinya,”jelas Hizzi.

Pengelolaan Perusahaan Daerah ada di tangan pengurus Perusahaan Daerah yang bertanggung jawab kepada Kepala Daerah, tanggung jawab Kepala Daerah adalah sebagai pemilik dan juga pengelola.

Diakuinya, Lalu Hizzi telah menyiapkan beberapa jenis usaha produktif dan mudah meraup keuntungan besar yang akan ditawarkan kepada Pemerintah untuk diakomodir sebagai salah satu jenis usaha yang akan dekembangkan nanti. Salah satunya adalah usaha Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) yang akan diberi label “Mandalika” air mineral pegunungan ini harus menembus pasaran bukan hanya di Lombok NTB tetapi akan sampai lavel nasional.

“Adapaun rencana investasi, belanja produksi dan biaya Overhead pada jenis usaha ini tidak terlalu besar, diperkirakan berkisar kurang lebih tiga milyar rupiah” tutup Lalu Hizzi.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.