Home / Beritakini / Lalu Sungkul : Yang Saya Telfon Dalam Video Itu Sopir Saya, Bukan PPK

Lalu Sungkul : Yang Saya Telfon Dalam Video Itu Sopir Saya, Bukan PPK

BERITAKINI talentafmnews.com – Yang dirinya telfon dalam video itu sopirnya sendiri, bukan Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK. Demikian ungkap Camat Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Sungkul kepada sejumlah wartawan, Selasa 28/5/2019 ditemui di Kantor Bupati Lombok Tengah.

Camat Pujut, Lalu Sungkul saat diwawancarai, selasa 28/5/2019 di Kantor Bupati

Apa yang dilakukanya itu lanjut Camat Pujut ini, semata-mata strategi untuk meredam suasana situasi dan kondisi yang saat itu menurutnya sedang memanas saat rapat pleno rekapitulasi suara di Kecamatan Pujut ditingkat PPK.

“Saat itu spontanitas saya berpura-pura seolah-olah menelpon PPK dan berbicara seperti yang ada di video untuk atur perolehan suara. Padahal yang saya telfon itu sopir saya, saat itu sopir saya kelabakan ditelpon karena tak mengerti dengan apa yang saya bicarakan,”tuturnya.

Saat sopirnya mengatakan akan menyampaikan hal itu ke PPK, pak camat segera memutus telpon sembari mengatakan, jangan dan dirinya nanti yang akan langsung bicara ke PPK.

Dengan demikian lanjut Camat, dirinya tidak benar mengatur perolehan suara seperti narasi yang terdapat dalam video tersebut. Faktanya, perolehan suara caleg terkait tidak berubah. Apalagi video itu menurutnya disebar dimedia sosial secara tidak utuh.

“Maka saya justeru meminta pihak kepolisian untuk mencari dan mengusut siapa perekam video dan penyebarnya. Karena dengan tersebebarnya video itu nama baik saya tercemar. Selain itu bisa terkena undang-undang ITE karena menyebarkan kabar tidak utuh,”tandasnya.

Si perekam dan penyebar video itu lanjut Camat, tidak punyak hak untuk menyebarkan informasi yang belum ia klarifikasi kedirinya tersebut, mengenai siapa yang ia telpon dan apa maksud dari pembicaraan tersebut.

“Saya heran kenapa ada pemain yang justeru menyalahkan penonton saat tidak bisa mencetak gol. Kalau yang diprotes dan dipermasalahkan juri atau penyelenggara, itu sudah biasa kan,”ucap Lalu Sungkul berumpama.

Terkait dengan masalah itu terang camat pujut, pihaknya sudah dipanggil Bawaslu Lombok Tengah Senin 27/5/2019 kemarin untuk melakukan klarifikasi.

Untuk diketahui, sebelumnya beredar dimedia sosial, video camat pujut yang sedang berbicara dengan seseorang melalui telfon. Dalam percakapan itu, camat meminta orang ditelfon itu untuk memindahkan suara pemilu legeslatif sejumlah calon. Video itu sempat viral dan membuat sejumlah caleg yang merasa dirugikan melapor ke Bawaslu setempat. (ding)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.