Home / Beritakini / Live Jumpa Pers Amaq Sinta Jadi Tersangka, Netizen Banjiri Komentar Facebook Radio Talenta Lombok

Live Jumpa Pers Amaq Sinta Jadi Tersangka, Netizen Banjiri Komentar Facebook Radio Talenta Lombok

BERITAKINI talentafmnews.com – Live kegiatan jumpa pers Polres Lombok Tengah NTB, jadikan Amaq Sinta tersangka setelah diduga bunuh 2 dari 4 begal, kolom komenar facebook Radio Talenta Lombok di banjiri netizen.

Rata-rata komentar netizen, membela Amaq Sinta yang terpaksa melakukan tindakan yang menghilangkan 2 nyawa dari 4 pelaku begal yang merampas sepeda motornya pada ahad dinihari pukul 01.30 wita lalu di jalan raya Ganti-Praya Timur Lombok Tengah.

Salah satu akun yang komentar, Setiyo Susilo. Ia mengatakan ingin belajar bagaimana cara hukum dan sampai meminta dipertemukan dengan pihak Mapolres Lombok Tengah.

“Pengen belajar saya bagaimana cara ngukurnya ,,tlg pertemukan saya dengan petugas polisi yg bisa ngasi ukuran itu pak, ukuran jgn sampe membunuh ?? Terus pertanyaannya kalo begal di ajari ga cara bagaimana mengukur agar korban begalnya tidak sampe mati,”tulis Setiyo Susilo di kolom komentar live facebook Radio Talenta Lombok.

Netizen lainya, Ardan Kocar Kacir malah memperingatkan pihak kepolisian atas apa yang menjadi keputusanya menjadikan Amaq Sinta menjadi tersangka.

“Hati2 pak,, memberikan Sangsi,karna ini Murni membela diri,,bisa jadi JABATAN bapak jadi taruhan nya..”tulis Ardan Kocar Kacir di kolom komentar.

Sementara itu, akun facebook atas nama Wilin, mengutip Rocky Gerung dalam komentarnya.

“Maka disinilah pentingnya akal sehat kata roki gerung,kita perlu pilih pemimin yang cerdas,jelas2 udah niat membahayakan orang kok di bela! Pantasan ndk pernah aman negri kita”tulis Wilin.

Masih banyak lagi komentar yang isinya mendukung apa yang dilakukan oleh Amaq Sinta yang melakukan pembelaan diri atas aksi begal yang menimpanya.

Berikut link LIVE facebook Radio Talenta Lombok tersebut:

https://fb.watch/cl1NaWSkwy/

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.