Home / Pendidikan / Mahasiswa KKN Tematik Bagik Manis Adakan Sosialisasi Stunting

Mahasiswa KKN Tematik Bagik Manis Adakan Sosialisasi Stunting

LOMBOK TIMUR NTB, talentafmnews.com – Mahasiswa KKN Tematik UNRAM periode tahun 2022 telah melakukan kegiatan sosialisasi stunting yang ditempatkan di Desa Bagik Manis Kecamatan Sambelia.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25/7/2022 pukul 09:30 di Aula Kantor Desa Bagik Manis dan dihadiri oleh 47 orang yang terdiri dari ibu-ibu kader posyandu, balita yang terkena stunting, ibu hamil dan ibu menyusui yang ada di Desa Bagik Manis.

Pada kegiatan sosialisasi ini, mengangkat tema tentang sosialisasi stunting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bagik Manis. Tujuan diadakannya untuk memberikan informasi terkait stunting guna mencegah stunting sejak dini serta menumbuhkan kepedulian ibu-ibu akan pertumbuhan balitanya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber dari Puskesmas Sambelia, ibu Nurlaelah AMG selaku ahli gizi, dan pak Husen selaku perawat di Puskesmas Sambelia. Kegiatan ini disambut antusias oleh para warga, karena dianggap sangat bermanfaat untuk pemahaman mereka mengenai Stunting.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Stunting menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih pendek dibawah standar anak seusianya dan memiliki hambatan dalam kecerdasannya. Permasalahan stunting masih harus ditanggulangi diseluruh penjuru Nusantara.

Mahasiswa KKN Tematik UNRAM Desa Bagik Manis bersama pihak puskesmas Kecamatan Sambelia Lombok Timur pun turut berpatisipasi dalam upaya penurunan angka stunting dengan melaksanakan program sosialisasi pencegahan stunting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Bagik Manis.

“Kegiatan yang dilakukan adik-adik KKN ini sudah sesuai dengan program penanganan Stunting dan kegiatan ini sangat membantu kami pihak desa dan masyarakat Bagik Manis dalam pengetahuan mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara penanggulangannya,” ucap Abdurahman, selaku Kepala Desa Bagik Manis.

Sementara itu, menurut Husen selaku pemateri, bukan hal yang tabu lagi terutama di daerah sambelia masalah stunting dan pernikahan dini.

Karena itu termasuk problematika yang sampai saat ini Menjadi problem yang urgent karena pencegahan stunting bisa dicegah dengan KIE (Komunikasi informasi dan edukasi).

“Nah sosialisasi ini masuk ke tiga tahap itu, Selain mengedukasi, dari sosialisasi ini kita juga bisa memberi informasi dan berkomunikasi langsung kepada sasaran,”kata Husen.

Sebagai penutup kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN memberikan bingkisan kepada balita yang terkena stunting di Desa Bagik Manis, dan berharap dengan adanya sosialisasi ini para warga lebih mendapatkan wawasan dan pengetahuan serta kesadaran akan stunting. Sehingga, peningkatan gizi anak dan penurunan angka anak stunting dapat terealisasi di Desa Bagik Manis.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.