Home / Beritakini / Markas Baru Perjuangan PBB di Loteng, Tonggak Kembalikan Kejayaan

Markas Baru Perjuangan PBB di Loteng, Tonggak Kembalikan Kejayaan

BERITAKINI talentafmnews.com.- Peresmian Markas Perjuangan yang baru Partai Bulan Bintang (PBB) di Lombok Tengah, tonggak awal meraih kembali kejayaan PBB di 2024.

Demikian diungkapkan Ketua DPC PBB Lombok Tengah, Lege Warman pada selasa 28/12/2021 saat meresmikan markas baru atau kantor baru DPC PBB Lombok Tengah.

Lege Warman dalam sambutanya mengatakan, kalau pada tahun 2004 -2009 lalu, PBB pernah berjaya dan menjadi pimpinan DPRD di Lombok Tengah.

Maka, dengan peresmian kantor atau Markas Perjuangan yang baru tersebut, akan menjadi titik awal untuk merebut kembali kejayaan yang pernah diraih tersebut.

“Alhamdulilah, pada tahun 2004 hingga 2009 silam, kita pernah jaya di Lombok Tengah. Dan itu sangat bisa untuk diraih kembali,”tandasnya.

Meraih kembali kejayaan itu lanjut Lege Warnan, bukan hanya mimpi belaka. Karena PBB merupakan partai yang hingga saat ini masih bisa diterima keberadaanya oleh masyarakatm

“Bahkan antusiasme masyarakat terhadap PBB sangat tinggi,”imbuh Lege Warman.

Kejayaan itu lanjut Lege Warman, sangat yakin bisa diraih. Asalkan memperhatikan bagaimana kekompakan kader dengan memperhatikan tiga hal, sesuai dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB.

Antara lain, pertama; struktur partai. Dimana jelad Lege Warman, struktur partai harus terpenuhi hingga ke desa-desa bahkan ke dusun-dusun.

Kedua, bagaimana kaderisasi itu tetap jalan. Dimana inti dari kaderisasi adalah komunikasi. Bagaimana komunikasi antar pengurus disemua tingkatan dan bagaimana komunikasi dengan masyarakat.

“Dan yang ketiga adalah branding partai. Bagaimana memunculkan branding partai baik di media online, media cetak dan juga elektronik bahkan di Backdrop dan lainya,”jelas Lege Warman.

Bilaa ketiga point tersebut dijalankan dengan baik, maka kejayaan PBB di Lombok Tengah InsyaAllah bisa diraih kembali.(adv)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.