Home / Uncategorized / Mencekam… Begitulah Suasana Pleno KPUD Lombok Tengah Saat Ini

Mencekam… Begitulah Suasana Pleno KPUD Lombok Tengah Saat Ini

BERITAKINI talentafmnews.com – Suasana mencekam sangat terasa pada rapat Pleno Penetapan Perolehan Suara Pemilu dan Pilpres 2019 tingkat Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu 11/5/2019 di eks Kantor DPRD Lombok Tengah.

Pantauan Talentafm, sekitar pukul 12.12 wita, Kapolres Lombok Tengah, AKBP.Budi Santosa terlihat secara langsung berada di lokasi memimpin langsung ratusan anggotanya yang telah berjaga-jaga dilokasi pleno sejak beberapa hari lalu.

Begitu juga dengan Dandim 1620 Praya, Letkol CZI, Prastiwanto juga bersama-sama Kapolres berada dilokasi komandoi anggota TNI yang juga ikut dikerahkan mengamankan jalanya rapat pleno yang hampir setiap hari dan setiap malam didatangi massa tersebut.

Hari ini, suasana mencekam sempat ditambah oleh ketegangan akibat adanya sejumlah saksi partai yang sempat ditahan dipintu masuk karena tidak dijinkan masuk ke ruang rapat pleno karena diduga tidak memiliki mandat sebagai saksi, namun setelah berkoordinasi dengan pihak partai terkait, saksi itu akhirnya diijinkan masuk.

Kader Nasdem, Ahmad Syamsul Hadi

Kader Partai Nasdem, Ahmad Syamsul Hadi melihat adanya situasi yang tidak normal terhadap pelaksanaan pleno hari ini. Dimana menyampaikan pendapat dan protes tidak lagi boleh dilakukan, sementara kemarin, orang-orang bebas berbicara keras menunjuk–nunjuk ke kemosioner KPUD.

“Namun sekarang, siapa yang berbicara langsung diperintahkan untuk ditangkap. Jangan samakan saya dengan orang-orang yang bicara keras-keras itu. Saya ini akan berbicara menyampaikan pendapat dengan baik-baik, malah kok mau ditangkap,”ujarnya.

Ketua DPC Hanura Lombok Tengah, M.Fihirudin

Ketua DPC Hanura Lombok Tengah, M.Fihirudin juga menyampaikan hal yang senada dengan Nasdem, ada perlakuan tidak adil yang diduga dilakukan oleh KPUD. Seolah-olah ada partai tertentu yang tidak boleh mendapatkan suara besar sehingga permainan suara tampak sangat jelas terjadi.

“Kami akan melaporkan hal ini, kalau pelaksanaan pemilu seperti ini, siapa masyarakat yang mau percaya dengan hasilnya. Ini adalah pelaksanaan pemilu terburuk yang ada di Lombok Tengah selama ini,”tandasnya.

Salah seoramg komisioner KPU NTB, Yan Marli pada hari ini juga terlihat datang ke lokasi pleno dan langsung masuk ke ruangan dimana rapat pleno berlangsung. Ada sekitar sejam lamanya ia berada didalam, sekeluarnya dari ruangan, sejumlah wartawan langsung memberondongnya dengan sejumlah pertanyaan.

Divisi Hukum,KPU NTB, Yan Marli

Yan Marli mengatakan, dirinya selaku Divisi Hukum KPU NTB memang sengaja datang ke rapat pleno tersebut setelah mendengar imformasi mengenai suasana rapat pleno tersebut. Ia mengungkapkan, pihaknya semalam telah memanggil komisioner dan meminta keterangan mengenai apa yang sesungguhnya terjadi.

“Alhamdulillah untuk pleno hari ini berjalan dengan lancar. Karena ini sudah Deadlock, kami berharap semua bisa selesai hari ini. Bila ada dugaan pelanggaran baik itu berupa tindak pidana pemilu atau pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu silahkan diaporkan,”tegasnya

Hingga pukul 12.40 wita, rapat pleno masih terus berlangsung. Sejumlah saksi dan kader partai selain berada didalam ruang rapat pleno mengawal suara, juga terlihat diluar ruangan menantikan hasil pleno. Puluhan massa terlihat berkumpul dijalan sebelah utara Kantor DKPP Lombok Tengah, juga menunggu hasil rekapitulasi. (ding)

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.