Home / Peristiwa / MSQ Heran Kenapa H.Jempol Dipanggil Yang Lain Tidak

MSQ Heran Kenapa H.Jempol Dipanggil Yang Lain Tidak

BERITAKINI talentafmnews.com – Ketua DPK PKP Indoensia Lombok Tengah, M. Samsul Qomar S.Sos mengaku heran sekaligus bingung dengan pemanggilan H.Jempol yang diduga tidak netral dalam Pilkada Lombok Tengah.

Ungkapan keheranan itu, disampaikan MSQ sapaan akrab M.Samsul Qomar kepada radio talentafm pada Jumat 13/11/2020 melalui press rilisnya.

Dirinya heran lanjut MSQ, karena laporan atas H.Jempol baru-baru dilakukan. Sementara proses pelaporan terhadap kadis-kadis, hingga kini tidak jelas hasilnya, malah tenggelam hilang di telan bumi.

“Tentu menurut saya perlakuan terhadap kasus-kasus dugaan pelanggaran pilkada oleh ASN maupun pihak-pihak lain harus adil dan sama di mata hukum. Tidak boleh tebang pilih dengan alasan dan dalih macam-macam, ini namanya berat sebelah dan tidak profesional,”katanya.

Sementara disisi lain lanjut MSQ, semua mengetahui dan bukan rahasia umum beberpa oknum kepala OPD , Kabid dan Kepala Puskesmas sampai kadus mengarahkan ke calon petahana, tetapi kasusnya diduga tidak dilanjutkan.

“Kalau ada ASN diduga kampanye yang bukan incumbent, kok cepat sekali progres dan prosesnya. Kan ini menyakiti hati masyarakat Lombok Tengah,”ujar MSQ.

Untuk itu lanjut MSQ, jangan salahkan masyarakat Lombok Tengah untuk tidak lagi mempercayai komisioner Bawaslu dan Gakumdu, jika tetap saja proses ini tidak berdasarkan keadilan dan pilih-pilih orang dan kasus.

“Kalau guru cepet sekali prosesnya, kalau kelas kepala puskesmas, kabid apalagi kadis seolah olah kebal hukum. Rakyat merasa di zolimi kalau begini,”ujarnya lagi.

Pihaknya lanjut MSQ,  mewarning Bawaslu dan Gakumdu untuk bersikap adil dan transfaran serta jangan pandang bulu.

“Seolah olah yang akan memenangkan konstestasi ini incumbent saja, saya pastikan bukan incumbent yang menang di Pilkada 2020 ini. Jangan merasa jumawa wahai para ASN, anda genit berpolitik. Masyarakat akan mencatat ini, jadi siap-siap saja dengan resikonya,”tegasnya.

“Sekali lagi kami mengawasi semua kerja kerja penyelenggara terutama Bawaslu yang terkesan main mata dengan salah satu paslon,”tutup MSQ.

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP. Esty Setyo Nugroho S.I.K  selaku Gakumdu saat dikomfirmasi terkait dengan apa yang disampaikan MSQ tersebut menyatakan, kalau Gakkumdu hanya menindaklanjuti Bawaslu.

“Gakkumdu sifatnya menindak lanjuti laporan yang disampaikan oleh Bawaslu. Terkait hal diatas, silahkan dikonfirmasi ke Bawaslu terlebih dahulu ngih??,”kata Kapolres saat dikomfirmasi via WA-nya.

Adapun salah seorang Komisioner Bawaslu, Baiq Husnawaty saat dikonfirmasi radio talentafm via WA-nya mengatakan, kalau hak setiap orang untuk berpendapat.

“Katanya mau hearing ke Bawaslu, silahkan saja,”imbuhnya.

Saat ditanya tanggapanya mengenai apa yang disampaikan panjang lebar oleh MSQ, Baiq Nusnawaty hingga berita ini diturunkan, belum memberikan jawaban.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.