Home / Beritakini / MSQ Prihatin Dengan “Prahara” Demokrat

MSQ Prihatin Dengan “Prahara” Demokrat

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – M.Samsul Qomar S.Sos, prihatin dengan “prahara” yang saat ini sedang dialami oleh Partai Demokrat yang mestinya bisa diselesaikan secara internal.

MSQ, sapaan akrab Ketua PKPI Lombok Tengah tersebut lebih jauh menyatakan, saat ini pihaknya hanya bisa turut menyaksikan proses yang sedang berlangsung.

“Jadi kami hanya bisa mengatakan dalam hati dan menyayangkan sampai terjadi KLB di Demokrat yang semestinya bisa di selesaikan secara internal,”ungkap mantan anggota DPRD Lombok Tengah 2 periode fraksi Denokrat tersebut.

Namun lanjut MSQ, proses ini adalah bagian dinamika partai politik dan permainan politik di Indonesia, karena bukan hanya Demokrat yang mengalami ini, jauh sebelumnya PDI dan partai lainnya seperti Hanura, PPP dan Golkar yang juga partai gaek pernah mengalami prahara yang sama .

Untuk itu, MSQ yakin gejolak ini akan berakhir meski tidak tahu kapan akan terjadi perdamaian tersebut.

Sebagai mantan kader Demokrat, dirinya sudah merasakan riak-riak pada kongres V Partai Demokrat lalu. Banyak yang tersingkir dan menyingkirkan diri dari kepengurusan demokrat setelah lepas dari ketum pak SBY.

“Memang sebuah kejadian pasti ada sebabnya. Jadi hal yang paling baik di lakukan oleh mas AHY dan gerbongnya adalah introspeksi diri, jangan saling menyalahkan dan yang pasti harus menunggu keputusan hukum,”jelas MSQ.

Itulah lanjut MSQ,  hal yang pihaknya berikan masukan agar kondisi bangsa juga baik , kita sedang mengalami krisis ekonomi dan sosial akibat pandemi yang masih belum jelas kapan selesainya.

“Cukup sudah kita saling menyalahkan, mari kita melihat ke diri kita apa yang salah dengan kita,”imbuanya.

Dirinya lanjut MSQ, semalam menonton prime time metro TV dimana jubir KLB M Rahmad dan Didi Irawan dari kubu AHY. Salama perdebatan tersebut, Rahmad sempat mengatakan jika saja mas Ibas ( Edhi Baskoro Yudhoyono ) jadi ketum mungkin KLB tidak akan terjadi.

Meski waktu itu tidak ada penjelasan maksud dari Rahmad tersebut, sekilas MSQ melihat ada sesuatu yang tersembunyi di tingkat elite Demokrat pusat.

“Jadi saya tidak mau berspekulasi, tapi ini sudah jadi tontonan para politisi, kita doakan saja Demokrat bisa pulih kembali,”tutupnya.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.