Home / Peristiwa / Muslim United Jumpa Pers, Tegaskan Kedatangan Ustadz Abdul Somad Ditunda, Bukan Batal

Muslim United Jumpa Pers, Tegaskan Kedatangan Ustadz Abdul Somad Ditunda, Bukan Batal

BERITAKINI talentafmnews.com – Panitia acara Road To Muslim United 3 yang akan menghadirkan Ustadz Abdul Somad dan kawan-kawan ke Lombok, pada selasa 17/3/2020 gelar jumpa pers di ruang kerja Wakil Bupati Lombok Tengah NTB. Mereka tegaskan kedatangan Ustadz Abdul Somad tidak dibatalkan, namun ditunda.

Ketua Panitia Road To Muslim 3 Lombok, Muhammad Amrillah dalam jumpa pers tersebut menyampaikan, penundaan tersebut dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal itu dilakukan atas berbagai pertimbangan serta saran dari pemerintah.

“Tetapi kami sampaikan, faktor utama penundaan ini semata-mata karena wabah virus corona seperti yang kita ketahui bersama-sama saat ini,”katanya.

Untuk itu kegiatan yang menghadirkan Ustadz Abdul Somad, Ustadz Da’az Latif, Syeikh Husein Jabir, para habib dan sekitar 16 artis hijrah tersebut, diputuskan untuk dilakukan penjadwalan ulang dan akan tetap dilaksanakan.

Panitia menyampaikan terimaksih kepada semua pihak yang telah mendukung rencana kegiatan tersebut antara lain, pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, pemerintah Provinsi NTB, Polda NTB, Polres Lombok Tengah, TNI, Pol-PP dan pihak Yayasan Masjid Agung Praya yang telah siap dengan lokasi kegiatan.

“Kami juga menyampaikan terimaksih kepada sponsor, para ulama yang akan hadir, rekan-rekan artis yang sejak awal akan bersedia hadir dalam acara ini,”imbuhnya.

Muhammad Amrillah lebih lanjut, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lombok atas penundaan kegiatan tersebut. Perjuangan masih belum selesai dan ia mengajak semua untuk berdoa agar senantiasa dilindungi dan rahmah Allah senantiasa diturunkan kepada kita semua. Amiin.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri,S.Ip menyampaikan, penundaan yang dilakukan oleh panitia semata-mata karena mempertimbangkan sisi mudarat dan mamfaatnya, bukan karena desakan atau akibat pihak lain.

“Himbuan untuk mengurangi intensitas kontak dengan keramian itu, secara nasional diarahkan dari pusat, karena kondisi mengkhawirkan. Jangan sampai wabah yang tadinya kita anggap biasa saja ini justeru akan jadi luar biasa,”kata wabup.

Selaku pelayan masyarakat imbuh Wabup, pihaknya apresiasi atas apa yang dilakukan oleh pihak panitia. Penundaan kegiatan itu bukanlah hal yang luar biasa, namun hal yang biasa terjadi.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.