Home / Beritakini / Nasabah Lunas Diduga Ditagih Lagi, PNM: Wajar Human Error

Nasabah Lunas Diduga Ditagih Lagi, PNM: Wajar Human Error

BERITAKINI talentafmnews.com – Soal Nasabah atas Nama Maemunah, yang diduga ditagih lagi walau sudah lunas, pihak PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) akui kalau hal tersebut kesalahan yang dilakukan oleh pihaknya. Menurut PNM itu hanya Human Error.

Pimpinan PT.PNM Region Lombok, Osa kepada wartawan Radio Talenta Lombok, rabu 8/9/2021 ditemui di kantor PT.PNM Cabang Kecamatan Jonggat menyampaikan, ada pencatan yang tidak sesuai di buku nasabah dan sistem.

Di buku nasabah jelas Osa, diakuinya ada beberapa tanggal yang dobel yang dituliskan oleh petugas PNM yang melakukan penagihan ke nasabah tersebut. Selain itu ada satu kolom di buku nasabah itu yang tidak terisi tanggal pembayaranya.

“Nah kita tracking-kan di sistem sesuai hari dan tanggal yang diambil (setoran) dari nasabah. Jadi di sistem itu sisa satu kali angsuran,”jelas Osa.

Terkait dengan tabungan jelas Osa,  sedari awal pihaknya telah menjelaskan kepada setiap nasabah mengenai segala aturan dari perusahaan sebelum nasabah tersebut mencairkan dana pinjamanya.

“Jadi terkait dengan tabungan itu, sesuai dengan jumlah total pinjamanya. Kalau siklus awal jumlah tabungan yang dipotong dari pinjaman 5 persen. Jadi kalau misalkan (pinjaman) Rp.2 juta tabunganya Rp.100 ribu,”papar Osa.

Terkait dengan kekeliruan petugasnya yang diduga salah catat, pihaknya lanjut Osa akan mengkomunikasikan hal tersebut dengan nasabah tersebut agar hubungan baik pihak perusahaan dan nasabah tetap terjaga.

Sejauh ini kesalahan seperti itu tidak banyak terjadi, seolah membela petugasnya yang lalai dilapangan, Oca mengatakan itu hal yang wajar alias Humas Eror. Apa lagi satu petugas bisa melayani beberapa nasabah.

“Kami akan melakukan evaluasi kinerja, baik itu kinerja di lapangan, ada training juga untuk pemantapan untuk meminimalisir kesalahan dilapangan. Pasti kita evaluasi semua,”tutupnya.

Namun fakta hari ini terjadi. Diduga setelah didatangi wartawan, pihak PNM kemudian mendatangi nasabah atas nama Maemunah dan ada deal-dealan terjadi.

Maemunah saat ditemui di rumahnya mengatakan, pihak PNM tetap bersikeras memintanya untuk nyetor lagi walau hanya menyetor setengah dari total angsuran yang diklaim PNM sebagai setoran terakhir yang belum dibayar.

“Semula angsuran normatifnya Rp.75.000 dan tadi datang disuruh bayar Rp. 35.000. Saya terpaksa iyakan, ketimbang tabungan saya tidak diberikan,”kata Maemunah.

Soal kesalahan catat tanggal yang diakui pihak PNM justeru jadi tanda tanya pihak Maemunah.

“Contoh, misalkan kalau saya nyetor minggu lalu tanggal  10 , lalu petugasnya datang nagih setoran tanggal 16 minggu berikutnya. Tetapi dibuku saya dia tulis tanggal 10, padahal dia datang tanggal 16.  Jadi ada tanggal dobel yakni tanggal 10. Lalu minggu berikutnya saya nyetor tanggal 23 dan lunas. Karena dobel tanggal 10 tadi, disebut belum lunas alias tinggal satu kali setoran, apa masuk akal? Sementara di buku tabungan saya semua tertulis lunas,”terang Maemunah.

Sementara itu, pihak PNM saat dikomfirmasi via WA-nya mengenai kedatanganya hari ini ke Nasabah atas nama Maemunah dan meminta setoran setengah tersebut, belum memberikan jawaban. (tim)

 

About Redaksi

Check Also

Jangan Percaya! Siapa Saja Yang Ngaku Bisa Bebaskan Tersangka Dari Jerat Hukum

BERITAKINI talentafmnews.com – Jangan percaya siapa saja yang ngaku bisa bebaskan tersangka  dari jerat hukum, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.