Home / Peristiwa / Ojek-Ojek Cantik Di Benang Stokel

Ojek-Ojek Cantik Di Benang Stokel

Sekali Tepuk Dua Terbilang, Sekali Mendayung Dua Tiga Pulau terlampui….
Selain Menikmati Indahnya Alam, Sensasi Ojek Cantik Juga Didapat…. inilah ojek-ojek cantik di Benang Stokel 

BERITA TERKINI talentafmnews.com –  Sekali tepuk dua terbilang.Sekali mendayung dua tiga pulau terlampuai. Begitulah kira-kira perumpamaan bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Benang Stokel-Benang Kelambu di Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah. Karena selain bisa menikmat indahnya dua air terjun, juga bisa merasakan sensasi naik ojek perempuan cantik untuk mengantar anda ke Air Terjun Benang Kelambu.

Salah satu ojek perempuan cantik yang setiap hari mangkal di Benang Stokel menyebut namanya Dina. Ia sudah sekitar 10 tahun lebih mengais rejeki sebagai ojek perempuan di Benang Stokel. Pekerjaan itu ia lakoni bukan hanya sekedar semata-mata untuk mencari nafkah, namun dengan niat ikut membangun daerah.

“Dengan adanya ojek perempuan seperti kita-kita ini, secara otomatis melengkapi fasilitas potensi wisata kita ini,”tuturnya, selasa 27/3/2018 saat ditemui di Benang Stokel.

Karena berkenaan dengan icon wisata halal yang saat ini sedang dikembangkan di NTB lanjut Dinas, kebutuhan ojek perempuan bagi para tamu wanita yang tidak mau naik ojek laki-laki bisa terpenuhi. Seperti tamu-tamu wanita yang berasal dari kawasan timur tengah, selama ini tidak pernah mau naik ojek dengan joki laki-laki.

”Maka kamilah para ojek perempuan ini yang maju kedepan untuk memenuhi kebutuhan transportasi mereka bila ingin cepat ke air terjun Benang kelambu,”imbuhnya.

Biasanya lanjut Dina, tamu-tamu yang menggunakan jasa ojek adalah tamu-tamu yang berasal dari luar daerah NTB, termasuk dari tamu-tamu mancanegara. Kalau tamu dari sekitar wilayah NTB sendiri, lebih suka berjalan kaki menuju ke Benang Kelambu. Untuk itu pendapatan sebagai ojek tidak dipengaruhi oleh banyaknya tamu lokal NTB

”Makanya biasanya tamu-tamu dari jauh itu tidak tentu jumlahnya datang kesini. Sehari ada 5 atau 6 tamu yang naik ojek. Begitu juga saat hari libur sama saja, hanya saja tamu lokal NTB yang banyak berjubel kalau pada hari libur,”ungakpnya.

Janda beranak satu ini menuturkan, sesuai dengan aturan yang diterapkan, ongkos ojek menuju Benang Kelambu yakni Rp.35.000 pulang-pergi dan itu langsung masuk ke kantongnya. Berbeda bila ia dipilih oleh tamu untuk sekaligus menjadi gudie dan ojek bagi tamu dengan mebeli paket yang ditawarkan. Mislanya paket wisata seharga Rap.120.000, maka Rp.90.000 langsung diberikan kepadanya dan sisanya diberikan kepada pengelolanya.

Adapun jumlah total ojek yang ada di Benang Stokel saat ini lanjut Dinas, 60 orang dan 20 orang merupakan ojek perempuan. Jumlah itu akan bertambah pada hari-hari besar liburan seperti Idul Fitri dan lainya.

”Tapi ingat mas ya, jangan tanyakan nama asli kita. Nama Dina ini nama samara saya saja. Kalau nama asli saya (menyebut nama-red). Saya dikenal dengan panggilan Dina di Benang Stokel, jadi kalau butuh saya, sialahkan saja cari nama Dina. Semua pasti tahu,”tutupnya promosi. (ding)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *