Home / Beritakini / Pemda Tanggapi Kecaman Kasta NTB, 2 Sekolah Dianggarkan 6 Miliar

Pemda Tanggapi Kecaman Kasta NTB, 2 Sekolah Dianggarkan 6 Miliar

BERITAKINI talentafmnews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah NTB, tanggapi kecaman Kasta NTB soal 2 sekolah yang siswanya diduga terlantar karena gedung sekolah mereka tergusur proyek Bypass BIL-Mandalika.

Menanggapi pernyataan Kasta NTB sesuai yang dimuat laman web: talentafmnews.com pada link berita berikut : https://www.talentafmnews.com/kasta-ntb-kecam-proyek-bypass-bil-yang-buat-anak-didik-2-sekolah-diduga-terlantar/

Radio Talenta Lombok, sebelumnya telah memgkomfirmasi pemberitaan terseebut ke M.Nazili yang saat ini menjabat sebagai Plt.Sekda Lombok Tengah dan menyampaikan, dirinya saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Plt.Kadis Pendidikan setelah menjabat Plt.Sekda.

“Untuk itu silahkan konfirmasi ke Plt.Kadis Pendidikan yang baru yakni Haji Lalu Muliawan,”katanya sembari memberikan nomor kontak HL.Muliawan.

Radio Talenta Lombok kemudian menghubungi Plt.Kepala Dinas Pendidikan Lombok Tengah, HL.Muliawan via WA-nya dan menyatakan, kalau soal gedung sekolah menjadi wewenang  Dinas PUPR Lombok Tengah.

“Untuk SDN Tonjer dan SMPN 8 Pujut, pembebasan lahan dan pembangunan gedung sekolah kikerjakan Dinas PUPR,”katanya.

Dinas pendidikan lanjut HL.Muliawan,  akan menerima bangunan pengganti yang sudah jadi.

“Proses belajar belajar sementara geduhg sekolah selesai dibangun, akan dilakukan di gedung sekolah terdekat yang ada. Nanti kita sesuaikan teknis pelaksanaanya di lapangan,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Lombok Tengah, Supriadin ditemui secara langaung oleh prayapost di Kantor Bupati Lombok Tengah menjelaskan, proses pembangunan 2 sekolah tersebut baru dalam proses pelelangan.

“Saat ini kita sedang persiapkan berkas untuk diuploud dalan proses pelelangan secara on-line,”katanya.

Baru sekitar sebulan kemudian lanjut Supriadin yang akrab disapa Sopo ini, proses pelaksanaan pembangunan secara pisik akan dimulai semala 4 bulan kedepan.

“InsyaAllah awal tahun 2022 dua gedung sekolah ini sudah bisa digunakan,”imbuhnya.

Pembangunan kedua gedung sekolah itu jelas Sopo dilakukan gabung dengan satu proses lelang dengan satu pemenang tender dengan anggaran mencapai Rp.6 miliar.

“Untuk lokasi sekolah sementara, akan saya koordinasikan dengan Kadisdik,”tutupnya.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.