Home / Beritakini / Pemekaran Kecamatan Janapria Kembali Dibicarakan, Gempar NTB Siap Terlibat

Pemekaran Kecamatan Janapria Kembali Dibicarakan, Gempar NTB Siap Terlibat

BERITAKINI talentafmnews.com – Pemekaran Kecamatan Janapria di Lombok Tengah menjadi Kecamatan Langko, kembali dibicarakan setelah lama menghilang dari pembicaraan publik.

Ketua Umum (Ketum) LSM Gempar NTB, Hamzan Halilintar, minggu 23/1/2022 kepada Talentafm menyatakan sangat disayangkan Janapria belum bisa dimekarkan karena berbagai alasan.

Diantaranya desa pemekaran yang belum definitif dan sampe saat ini belum ada kepastian. Hal itu menurut Hamzan, diduga karena pihak dinas terkait tak serius menindak lanjuti hal tersebut.

“Dugaan kami Dinas DPMD Loteng kurang serius dan tidak becus menangani hal tersebut. Sehingga sampai saat ini, terjadi informasi yang simpang siur di bawah,”ungkap Hamzan.

Gempar NTB mempertanyakan soal kendala apa yang saat ini dihadapi dinas terkait hingga persoalan tak jelasnya pemekaran desa terkait terus berlarut-larut.

“Kendalanya apa dan dimana?  Kalau memang kendalanya di pusat belum mengeluarkan kode desa yang mau dimekarkan, kami dari gempar NTB siap ikut terlibat membantu komunikasi dengan pemerintah pusat,”tamdas Hamzan.

Saat ini lanjut Hamzan, masyarakat selalu menunggu kepastian definitif desa pemekaran tersebut.

Adapun desa-desa yang akan diambil jadi wilayah pemekaran Kecamatan Langko tersebut, antara lain:

1.desa Langko
2.selebung rembige
3.setuta
4.Tibu sisok
5.prako
6.BAKAN
7.Loang maka
8.Lelong
9.Kerembong

Dari sembilan desa tersebut yang masuk dalam kategori pemekaran yakni Desa Prako, Desa Tibu sisok yang induknya  desa Loang Maka dan Desa Lelong yang induknya Desa Kelebuh.

“Jadi untuk pemekaran Kecamatan Langko, saya rasa sudah cukup syaratnya. Dan syarat yang lain sudah lengkap. Hanya saja yang kami tunggu adalah kelengkapan administrasi jumlah desa yang mau diambil jadi wilayahnya. Itu saja! Dan yang dinanti-nantikan tiga desa yang mau dimekarkan belum ada kejelasan alias uni-uni doang,”ujar Hamzan.

Terkait pemekaran Kecamatan Langko tersebut, pihaknya lanjut Hamzan, telah beberapa kali melakukan rapat dengan berbagai unsur dan elemen maayarakat.

“Terakhir dulu kita rapat di gedung bulu tangkis milik Lalu Muhamad Saleh yang ada di Langko. Dan saat itu dihadiri langsung oleh Pak Murdi AP, saat beliau menjabat sebagai staf ahli bupati. Semoga saja ini menjadi perhatian Pak Bupati,”harap Hamzan yang saat itu ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pemekaran.

Sementara itu, Kepala DPMD Lombok Tengah, Zaenal Mustakim, SH.MH, dihubungi Talentafm untuk menanyakan hal tersebut via phone celulernya, hingga berita ini diturunkan belum bisa terhubung.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.