Home / Beritakini / Pemilik Lahan Yang Belum Dibayar Aksi di Depan Sirkuit Mandalika

Pemilik Lahan Yang Belum Dibayar Aksi di Depan Sirkuit Mandalika

BERITAKINI talentafmnews.com – Belasan orang yang merupakan warga pemilik lahan yang belum dibayar, Jumat 19/11/2021 gelar aksi di depan Sirkuit Mandalika.

Juru Bicara (Jubir) Tim Pejuang Tanah Mandalika, M.Samsul Qomar S.Sos terkait dengan hal tersebut menyatakan, aksi yang dilakukan para pemilik lahan di depan sirkuit mandalika sore itu,  adalah aksi spontan para pemilik yang merasa hak-haknya belum dipenuhi pihak ITDC sampai saat ini.

“Ini aksi spontan yang mereka lakukan dan temtu kita maklumi. Karena mereka masih merasa  mendapatkan ketidakadilan,”katanya.

Adapapun mereka para pemilik ini adalah 12 orang yang sampai saat ini belum menerima pembayaran ganti rugi dari pengembang. Padahal pada saat dilakukan land clearing, BUMN ini mengatakan akan menyelesaikan semua pembayaran sambil proses clearing dilakukan.

“Ternyata sampai dengan diresmikan Sirkuit oleh presiden, pembayaran yang ditunggu- tunggu tidak kunjung ada,”imbuh M.Samsul Qomar.

Hal tersebut tandas M.Samsul Qomar, bentuk pembodohan dan tidak bisa di biarkan, sehingga wajar warga melakukan aksi-aksi spontan.

“Dan saya yakin mereka tidak akan berhenti sampai pihak yang berkaitan memenuhi tuntutan mereka,”imbuh MSQ, sapaan akrab M.Samsul Qomar.

Memang lanjut MSQ, Gubernur sempat menerima mereka dan itu angin segar bagi warga. Dan selanjutnya menunggu tindakan nyata selanjutnya, namun ternyata belum ada dan keduluan sibuk menyambut tamu yang mau nonton WSBK.

“Kita mendesak gubernur segera membentuk tim yang melibatkan Pemprov dan tim kuasa hukum, juga pejuang lahan warga yang masih dikebiri haknya ini,”

“Saya fikir langkah cepat Pak Gubernur akan memberikan secercah harapan untuk warganya, apalagi beliau berkomitmen tidak boleh ada warga yang dirugikan. Jadi kita mengejar komitmen beliau itu untuk segera dijalankan,”jelas MSQ.

Jika tidak, maka perhelatan motoGP yang menjadi inti dari dibangunnya Sirkuit Mandalika akan terancam terganggu bahkan bisa saja batal.

“Masyarakat ini kan sudah sabar meninta, bahkan seperti mengemis tanah mereka sendiri, karena mereka mendukung pariwisata mendukung sirkuit, mendukung pemerintah, masak iya tidak ada itikad baik. Jangan salahkan masyarakat kehilangan kesabaran,”tukas MSQ.

“Mereka tidak menuntut banyak, tapi hanya diberikan hak-haknya saja, tidak mau menggangu jalannya event, tapi mau menyampaikan aspirasi ke pemimpin mereka. Itu saja,”pungkas MSQ.

Adapun nama-nama warga yang belum menerima pembayaran lahan itu kata MSQ antara lain; Fathur Rahman alias Amaq Timan, Sibawaih, Mangim, Amaq Layar, Sudiarto selaku ahli waris, Batin alias Dirate, Senim, Suami, Comek, Samiun dan Amaq Bengkok.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.