Home / Peristiwa / Pengacara Kondang Lalu Arif Widya Hakim, Minta Bupati Lombok Tengah Tutup Ritel Modern

Pengacara Kondang Lalu Arif Widya Hakim, Minta Bupati Lombok Tengah Tutup Ritel Modern

BERITAKINI talentafmnews.com – Komitmen Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili,FT. SH dipertanyakan oleh Pengacara Kondang HL.Arif Widya Hakim karena disaat ada perintah menutup Masjid dan Pasar, namun Ritel Modern hingga saat ini belum juga ditutup.

Kepada radio Talentafm, sabtu 4/4/2020 saat berkunjung ke studio Talentafm di Barejulat menilai Bupati masih setengah hati dalam menangani virus corona.

“Pak bupati yang terhormat, kami butuh keseriusan dan kometmen anda. Sekarang saya tanya anda, mana lebih bersih masjid sama pasar, mana lebih steril masjid atau supermarket dan banyak lagi tempat-tempat lain yang bisa kitat bandingkan dengan masjid,”katanya.

Kita semua lanjut Lalu Arif Widya Hakim,  pasti akan mengatakan bahwa masjid akan jauh lebih bersih,lebih steril dan lebih sehat dari tempat apapun yang ada dimuka bumi ini.

“Tapi saya banyak maaf Mister Bupati, kenapa selama ini hanya masjid yang paling intens anda serukan untuk ditutup. Sementara tempat lain seperti minimarket, pasar, kantor bank serta ritel-ritel modern seperti Alfamart dan Indomart masih saja buka,”ujarnya.

Bahwa kalau kita mau obyektif melihat, maka justru tempat-tempat tersebut jauh lebih potensial sebagai tempat terjangkitnya masyarakat oleh covid 19 daripada di masjid.

“Masjid adalah tempat suci dimana orang mendatanginya adalah orang-orang yang pasti bersuci terlebih dahulu. Sekurang-kurangnya berwudlu terlebih dulu kalai dia juga tidak mandi sebelumnya, berbanding terbalik dengan kalau mau ke pasar dan lain sebagainya,” jelas Arif WH sapaan akrab avokad NTB ini.

Diakhir pernyataanya, Arif WH  menyampaikan permohonan maaf atas apa yang telah disampaikanya, karena hal itu tidak ada maksud lain kecuali agar Bupati menutup tegas semua tempat yang berpotensi terjadinya penyebaran covid-19.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.